NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Kelompok Tani Rukun Makmur dari Kotabaru berhasil memasok 19,5 ton jagung curah ke Gudang Bulog Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Pencapaian ini merupakan buah dari sinergi solid antara petani, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian.
Kepala Bulog Kotabaru Aditya Dwi Hanggara, mengapresiasi keberhasilan ini sebagai langkah penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, khususnya Dinas Pertanian dan Polres Kotabaru yang aktif mendampingi petani. Sinergi ini memungkinkan kami menyerap jagung dalam jumlah signifikan untuk cadangan pangan nasional,” ujar Aditya, Selasa (14/10/25)
Jagung yang diserap akan digunakan dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), yang menyasar peternak anggota asosiasi atau koperasi. Tujuannya menekan biaya produksi pakan ternak, khususnya ayam ras, agar harga telur tetap stabil dan terjangkau di pasaran.
Distribusi SPHP jagung saat ini difokuskan ke wilayah Barabai dan Banjarmasin. Stok dari gudang Kotabaru akan dikirim ke sana. Namun, Bulog juga tengah menjajaki penyaluran di Tanah Bumbu dan Kotabaru, dengan harapan peternak lokal dapat memenuhi syarat penerima SPHP jagung.
Aditya menekankan pentingnya peran Polres Kotabaru dan Tanah Bumbu dalam membina kelompok tani sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan daerah. Pendampingan yang dilakukan oleh kepolisian dinilai sangat efektif dalam menjaga kualitas dan kuantitas produksi jagung.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan Polres dalam mendampingi petani. Kehadiran mereka memperkuat ekosistem pertanian lokal dan mendukung penyerapan hasil panen oleh Bulog,” tambahnya.
Bulog berkomitmen untuk memperluas kemitraan dengan kelompok tani di berbagai wilayah. Petani yang memiliki hasil panen jagung dengan harga di bawah acuan dan memenuhi spesifikasi teknis dapat menjual langsung ke Bulog. (nw)
Reporter : Rizal
