Kalsel Kembali Raih Predikat Sangat Baik Pengelolaan Pengaduan Nasional Lima Tahun Berturut-turut

25 November 2025

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan Hasil Evaluasi Pengelolaan Pengaduan Kementerian Dalam Negeri untuk Kinerja Tahun 2024, Kalimantan Selatan kembali meraih kategori Sangat Baik, sejajar dengan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur.

Melalui pengelolaan sistem pengaduan nasional SP4N-LAPOR!, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan berhasil mempertahankan capaian tersebut selama lima tahun berturut-turut sejak 2020.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan Muhamad Muslim, menyampaikan apresiasi atas konsistensi kinerja pengelolaan pengaduan publik yang telah dicapai.

“Alhamdulillah, ini merupakan pencapaian yang membanggakan. Sejak tahun 2020 hingga sekarang, SP4N-LAPOR! Kalsel selalu berada pada posisi Sangat Baik. Capaian ini menjadi bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pengaduan masyarakat,” ujar Muslim di Banjarbaru, Selasa (25/11/2025).

~ Advertisements ~

Muslim menjelaskan, proses evaluasi pengelolaan pengaduan tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri, tetapi juga melibatkan lima lembaga pusat, yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kantor Staf Presiden, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Ombudsman Republik Indonesia.

“Meskipun hasilnya dirilis melalui Surat Edaran Mendagri, penilaian dilakukan secara kolaboratif oleh lima lembaga pusat yang memberikan arahan, dukungan, sekaligus evaluasi kinerja pengaduan pelayanan publik daerah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan pengaduan tidak boleh berhenti pada penyelesaian laporan semata, namun harus memberikan dampak nyata bagi perbaikan pelayanan publik.

“Pengaduan harus menghasilkan perubahan. Setiap laporan yang ditindaklanjuti harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan Opini Publik Diskominfo Kalsel, Chairun Ni’mah, mengungkapkan bahwa konsistensi Kalsel meraih predikat Sangat Baik didukung oleh strategi berkelanjutan yang disebut sebagai “strategi naik tangga”.

“Sejak 2020 kami menerapkan strategi naik tangga, yakni peningkatan bertahap setiap tahun. Ada kegiatan yang diulang, namun porsinya lebih banyak peningkatan kapasitas, misalnya dari sosialisasi ke bimbingan teknis, disesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” ungkapnya.

Chairun menegaskan bahwa tujuan utama dari strategi tersebut bukan sekadar mempertahankan prestasi, tetapi memastikan pengelolaan pengaduan memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.

“Ketika masyarakat mengadu, tindak lanjut pemerintah harus menghasilkan layanan yang lebih baik dari sebelumnya. Itulah esensi pelayanan publik yang berkualitas dan berdampak,” ujarnya.

Diskominfo Kalsel juga aktif mendorong kabupaten dan kota untuk mengembangkan pengelolaan pengaduan melalui berbagai kegiatan, mulai dari sosialisasi, bimbingan teknis, hingga peningkatan kualitas tindak lanjut laporan.

Sejumlah inovasi turut dikembangkan untuk memperluas jangkauan layanan SP4N-LAPOR!, di antaranya Program Lapor Berbagi seperti Lapor Berbagi Masker saat pandemi, Lapor Berbagi Takjil, Lapor Peduli Banjir melalui distribusi sembako, serta Lapor Teman Difabel yang menyasar masyarakat berkebutuhan khusus.

“SP4N-LAPOR! sudah memiliki fitur ramah disabilitas. Kami memastikan teman-teman difabel memiliki akses penuh untuk menggunakan haknya dalam menyampaikan pengaduan,” jelas Chairun.

Selain itu, Diskominfo Kalsel juga melaksanakan program Lapor ke Pesisir Sungai dengan menjangkau masyarakat di wilayah pelosok, termasuk pasar terapung dan komunitas pesisir sungai.

“Kami menjangkau acil-acil jukung di pasar terapung hingga daerah dengan keterbatasan akses teknologi. Konsistensi ini menjadi perhatian dan nilai tambah bagi penilai di tingkat pusat,” tambahnya.

Kolaborasi lintas sektor juga menjadi penguatan pengelolaan SP4N-LAPOR!, seperti program Lapor Mudik Gratis Bareng LAPOR! yang dilaksanakan bersama Biro Umum dan Dinas Perhubungan.

“Program LAPOR! tidak berjalan sendiri. Kolaborasi dengan berbagai SKPD membuat manfaatnya semakin luas dan berdampak,” tutup Chairun.

Dengan strategi berkelanjutan, inovasi adaptif, serta kolaborasi lintas sektor, Kalimantan Selatan kembali membuktikan diri sebagai salah satu provinsi dengan pengelolaan pengaduan publik terbaik di Indonesia. *(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog