Korban Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan Meninggal, SAR Gabungan Hentikan Pencarian

12 Januari 2026
Tim SAR evakuasi korban tenggelam di Sungai Martapura (Foto : Basarnas/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARMASIN – Setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan remaja yang tenggelam di Sungai Martapura, Kecamatan Banjarmasin Barat, dalam kondisi meninggal dunia, Senin (12/01/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama M. Irfan (13), warga Jalan Sekeluarga II, Pekauman. Ia sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Sabtu, 10 Januari 2026, saat beraktivitas di perairan Sungai Martapura, Jalan Rantauan Darat.

Pada hari ketiga pencarian (H3), Tim SAR Gabungan kembali melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 01.00 WITA, dengan jarak kurang lebih 200 meter ke arah hilir dari titik awal diduga tenggelam, tepat di koordinat 3°19’53.21″S 114°35’6.39″E.

“Korban ditemukan sejauh kurang lebih 200 meter dari titik awal kejadian. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” ujar I Putu Sudayana selaku SAR Mission Commander (SMC).

Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi dari lokasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk proses selanjutnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Banjarmasin, TNI AL, Ditpolairud Polda Kalsel, Satpol Air Polresta Banjarmasin, serta sejumlah relawan seperti Swadek Rescue, RPRS Assalam, Al Amanah Fire Fighter, 911 Banjarmasin, dan tim water rescue.

Dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, seperti rubber boat, Aqua Eye untuk mendeteksi objek di bawah air, serta perlengkapan pendukung SAR air lainnya.

Usai evakuasi korban, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 01.20 WITA. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan dinyatakan resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

“Meskipun kondisi cuaca berawan, proses pencarian dan evakuasi berjalan lancar hingga korban berhasil ditemukan,” pungkas I Putu Sudayana.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)