Kulon Progo Luncurkan Dua Batik Baru, Begini Motif untuk Seragam Sekolah

by
15 Juni 2025
Fashion show batik baru untuk seragam sekolah dalam acara Romansa Pansela di Laguna Pantai Glagah. (Foto : Dokumentasi Dinas Pariwisata Kulon Progo / newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, YOGYAKARTA – Kulon Progo meluncurkan dua batik baru. Harapannya, dua batik baru yang diluncurkan bisa menjadi ciri khas dan identitas kebanggaan daerah ini.

Adapun dua batik baru yang diluncurkan bernama Batik Songsongagung Ngambararum dan Batik Binangun Kertaraharja. Batik Songsongagung Ngambararum merupakan karya dari Bayu Permadi. Batik ini digunakan untuk baju batik resmi.

Kemudian, Batik Binangun Kertaraharja merupakan hasil karya Agus Setyo Nugroho. Batik ini digunakan untuk seragam, baik seragam sekolah, pegawai, seragam perusahaan daerah dan seragam lainnya.

“Kami berharap dua batik baru ini segera disosialisasikan ke masyarakat luas, diawali dari instansi di Kulon Progo,” kata Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, Sabtu (14/6/2025).

Agung mengklaim, pemilihan dua motif batik baru tersebut sudah melalui mekanisme yang fair. Sebanyak 23 peserta mengirimkan desain kebanggaannya, kemudian dilakukan kurasi yang baik dan profesional sesuai yang diperlukan.

Dengan motif batik berupa gunungan Pare Anom, batik ini nantinya akan menjadi batik identitas baru Kabupaten Kulon Progo. Motif ini terinspirasi dari wayang kulit dengan makna berkaitan dengan pertumbuhan, kemakmuran dan harapan. Bentuk gunungan melambangkan perjalanan hidup manusia, sementara motif pare anom (padi muda) sebagai simbol pertumbuhan dan harapan baik.

“Peluncuran dua batik ini dilakukan sebagai upaya peneguhan kembali simbol dan filosofi Kulon Progo Binangun. Kemarin jarang terlihat ada gunungan di gedung dan tempat strategis lainnya di Kulon Progo sehingga kami berupaya mengembalikan gunungan ke tempat dan porsinya,” jelas Agung.

Terkait karya batik yang sudah ada sebelumnya, Agung memastikan akan tetap dihargai sebagai karya terbaik di Kulon Progo. Pihaknya dimungkinkan tetap melakukan kurasi dan launching karya terbaik batik Kulon Progo ke depan.

Peluncuran dua batik baru Kulon Progo dilakukan dalam acara Romansa Pansela yang digelar Dinas Pariwisata Kulon Progo di Laguna Pantai Glagah Kulon Progo. Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito mengatakan, dua batik baru yang diluncurkan dalam acara tersebut dapat menambah varian motif batik di wilayah ini.

“Tapi tanpa meninggalkan batik yang sudah ada. Dua motif baru ini akan memperkaya koleksi, varian dan kreativitas batik di Kulon Progo,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, lanjutnya, dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Dinas Pariwisata dengan pihak Bandara YIA sebagai upaya mempromosikan dan merebranding Kulon Progo.

“Kita kemas dengan pentas musik, fashion show dengan kolaborasi yang sangat indah oleh para seniman Kulon Progo,” kata Joko.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)