Kulon Progo Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, Anggaran 10 Miliar Disiapkan

by
9 November 2025
Forkompinda Kulon Progo melaksanakan apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi di Halaman Mapolres Kulon Progo. (Foto : istimewa / newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, YOGYAKARTA – Menjelang puncak musim hujan, Pemkab Kulon Progo menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi. Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi dalam beberapa pekan ke depan.

Kepala BPBD Kulon Progo, Setiawan Tri Widada menegaskan, keputusan tersebut didasarkan pada hasil assessment di sejumlah titik rawan bencana.

“Jika kondisi di lapangan memburuk dan bencana meluas, statusnya akan kami naikkan menjadi tanggap darurat,” ujarnya, Sabtu (8/11/2025).

Dengan status siaga darurat, seluruh perangkat daerah kini dapat mengakses dana Belanja Tak Terduga (BTT) untuk kebutuhan penanganan cepat di lapangan.

“Total anggaran BTT mencapai Rp10 miliar, dan dapat digunakan untuk berbagai bentuk kedaruratan, termasuk bencana,” tambah Setiawan.

Meski beberapa insiden bencana yang terjadi masih tergolong kecil, BPBD memastikan pemantauan dan penilaian terus dilakukan sebagai langkah mitigasi dan dasar perencanaan tanggap darurat.

Sementara itu, Kapolres Kulon Progo AKBP Wilson Bugner F Pasaribu menegaskan, kepolisian bersama TNI, BPBD, Basarnas dan BMKG telah menyiagakan lebih dari 500 personel gabungan.

“Ada sekitar 350 personel dari Polres dan 161 petugas dari berbagai instansi lain. Kami siap bekerja sama untuk menghadapi segala kemungkinan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko memberikan apresiasi atas kesiapan lintas sektor menghadapi potensi bencana.

“Kerja sama ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas kita untuk melindungi masyarakat. Semoga Kulon Progo tetap aman dan dijauhkan dari bencana,” ucap Ambar. (nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog