Launching Program MBG 3B, Banjar Mulai Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Ibu dan Balita

3 Desember 2025
Launching MBG 3B di Desa Sungai Sipai. (Foto:RSB/Newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Pemerintah Kabupaten Banjar resmi meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B yang ditujukan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-paut di Kantor Pembakal Sungai Sipai Martapura, Kamis (1/12/2025)

Program ini bertujuan menurunkan angka stunting yang masih tergolong tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui asupan gizi yang lebih baik.

Sekda Banjar Yudi Andrea menjelaskan, program MBG 3B ini berbeda dengan program gizi untuk anak sekolah.

“Sasarannya memang khusus untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-paut. Kelompok usia ini sangat rentan terhadap stunting, sehingga informasi dan dukungan gizi harus lebih intens,” jelasnya.

Penyaluran makanan bergizi dilakukan melalui SPPG, posyandu, dan pendamping keluarga yang akan mengantar langsung ke rumah ibu hamil, ibu menyusui, maupun balita.

“Setiap hari tim pendamping keluarga mendistribusikan makanan sesuai lokasi masing-masing,” ujar Yudi.

Hingga saat ini, program MBG 3B telah menjangkau 406 penerima di Kecamatan Martapura dan Gambut, dua wilayah dengan prevalensi stunting yang masih tinggi. Diharapkan dalam tahap berikutnya, program ini dapat diperluas ke seluruh kecamatan yang sudah siap dengan data SPTG.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar, Erny Wahdini mengatakan, semua bahan dan menu MBG 3B sepenuhnya berasal dari program pusat dan terintegrasi dengan dapur yang sudah ada, tanpa membangun dapur baru.

“Menu disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing kelompok, sehingga ibu hamil, ibu menyusui dan balita mendapatkan nutrisi yang tepat,” katanya.

Launching ini dilakukan di Martapura karena letaknya yang strategis dan terdapat tiga SPPG yang menjadi titik layanan MBG 3B.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah bekerja sama dengan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan untuk memastikan ibu dan anak mendapatkan dukungan gizi yang optimal,” tutur Erny.

Dengan adanya MBG 3B, diharapkan kualitas gizi masyarakat meningkat, pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal terdorong, dan angka stunting di Kabupaten Banjar dapat menurun secara signifikan.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog