Mayat Tanpa Indentitas Ditemukan Mengapung di Kolam Bekas Galian

by
26 Juli 2024
Tim Inafis Polres Banjarbaru saat melakukan identifikasi di TKP. (Foto : Suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Warga Jalan Golf RT 002 RW 001 Kelurahan Syamsudin Noor Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Jumat (26/7/2024) siang digegerkan sesosok mayat mengapung di kolam bekas galian milik Korem 101 Antasari.

Kapolsek Liang Anggang, Kompol Yuda Kumoro Pardede mengatakan, kejadian terjadi sekitar jam 13.15 Wita.

“Sekitar 13.15 Wita, kami menerima laporan tentang ditemukannya seorang mayat laki-laki mengapung di lokasi tersebut,” terang Kompol Yuda Kumoro Pardede, Jumat (26/7/2024) sore.

Ia menjelaskan bahwa keterangan seorang saksi telah melihat ada benda mengapung saat akan buang hajat di kolam tersebut.

“Saksi yang melihat pertama kali lalu mencoba lebih mendekati ke lokasi benda itu. Ternyata benar setelah saksi mendekat benda mengapung tersebut adalah seorang laki-laki yang telah meninggal dunia,” jelasnya.

Lebih lanjut Yuda mengatakan TKP jasad itu ditemukan dengan posisi telentang dan lidah menjulur keluar.

“Melihat itu, saksi memberitahukan penemuannya tersebut kepada rekannya, setelah rekannya mendatangi tempat penemuan mayat tersebut, kemudian melaporkan kejadian ini ke piket Polsek Liang Anggang,” tambahnya.

Saat olah TKP, pihak kepolisian menemukan barang-barang yang letaknya berserakan di tanah yang diduga milik korban.

“Barang yang ditemukan berupa sebuah slayer warna hitam, sebuah celana pendek warna hitam, sebuah jaket warna hitam, sebuah topi warna hitam, sebuah celana dalam, sebuah baju kaos oblong warna hitam,
hingga sepasang sandal warna biru,” jelasnya.

Selain itu menurut dia juga ditemukan sebuah sepeda, sebuah lem fox yang masih baru, sebuah kaleng lem fox terbungkus plastik, serta satu bungkus rokok merk 76 mangga dan satu buah dompet warna coklat berisi uang tunai.

“Untuk identitas diri korban tidak ditemukan, namun dari barang bukti yang ditemukan. Diduga korban meninggal dunia karena menghirup lem fox,” katanya.

Sementara itu untuk memastikan penyebab kematian korban, jenazah korban yang tak beridentitas itu dievakuasi ke Rumah Sakit Idaman Banjarbaru untuk dilakukan visum oleh Tim Inafis Polres Banjarbaru.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)