Noor Aidi: Saya Kagum dengan Kebersihan Lingkungan dan Kamar Kecil SD Al Halaby Islamic School

by
9 Juli 2024
Mantan Bupati Tabaling Noor Aidi saat foto bwrsama dengan Pembina Yauasan Abdul Azis Halaby, Hj Erna Lisa Halaby dan beberapa tokoh yang hadir (Foto.Tim/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Mantan Bupati Tabalong yang kini menjabat sebagai Ketua Tim Tenaga Ahli Gubernur Kalsel, Drs. H. Noor Aidi, M.Si, mengapresiasi kebersihan lingkungan di SD Al Halaby Islamic School pada Senin (8/7/2024) pagi.

Mantan Bupati Tabalong periode 1999-2004 ini menghadiri undangan peresmian gedung baru dan open house SD Al Halaby Islamic School yang dikelola oleh Yayasan Abdul Azis Halaby di Jalan Intan Raya, Kelurahan Loktabat Utara, Kota Banjarbaru.

Noor Aidi meninjau seluruh ruangan pada gedung baru SD Al Halaby yang terdiri dari dua lantai. Ia didampingi oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Pembina Yayasan Abdul Azis Halaby Hj. Erna Lisa Halaby (ELH), tamu undangan lainnya, serta para wali murid.

Setelah melakukan peninjauan, Noor Aidi mengaku salut dengan kebersihan lingkungan di SD Al Halaby Islamic School. Ia juga kagum dengan kebersihan kamar kecil atau toilet di sekolah tersebut.

“Selain bersih, juga ada pemisahan toilet untuk siswa dan siswi sehingga ada toilet khusus perempuan dan laki-laki,” katanya.

Noor Aidi bercerita bahwa saat berkunjung ke sekolah-sekolah di negara-negara Eropa, ia melihat bahwa salah satu faktor yang membuat negara-negara tersebut maju adalah perhatian terhadap kebersihan, termasuk kebersihan toilet.

“Negara maju memberikan perhatian pada kebersihan, dan WC yang bagus adalah salah satu cerminannya,” imbuhnya.

Politisi senior Partai Golkar ini menyatakan kegembiraannya dan dukungannya terhadap keberadaan lembaga pendidikan formal SD Al Halaby Islamic School. Ia menyebutkan bahwa Kota Banjarbaru memiliki modal sumber daya manusia (SDM) yang cukup baik.

“SD Al Halaby Islamic School bisa dijadikan sekolah favorit dan sekolah percontohan di Kota Banjarbaru,” ujarnya.

Noor Aidi juga menekankan kepada generasi muda di SD Al Halaby Islamic School dan lembaga pendidikan lainnya di Kota Banjarbaru untuk tidak terjerumus dalam penggunaan narkoba.

“Hal yang sangat dikhawatirkan adalah adanya useless generation atau generasi tidak berguna. Salah satu ancaman berbahaya adalah narkoba, dan lembaga pendidikan sangat berperan dalam mencegah hal ini,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)