Nurlaini Dardie Pulang Ke Pemko Banjarbaru, Jabat Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah

by
1 Agustus 2024
Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin saat serah terima jabatan kepada Hj Nurliani Dardie sebagao Plt Sekdako Banjarbaru. (Foto : Forkopim/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Setelah Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Drs Said Abdullah resmi pensiun terhitung mulai hari ini, Kamis 1 Agustus 2024, akhirnya kursi Sekdako langsung terisi kembali.

Adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel), Nurliani Dardie telah resmi menjabbat sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru.

Nunung adalah mantan ASN Kota Banjarbaru dan pernah menduuduki jabatan seperti di Bagian Umum dan juga Kepala Perpustakaan Kota Banjarbaru sebelum akhirnya menjadi ASN Provinsi Kalsel.

Perempuan yang biasa dipanggil Bunda Nunung tersebut dilantik langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin di Aula Gawi Sabarataan Pemko Banjarbaru, Kamis (1/8/2024) sore.

Kepada sejumlah wartawan Bunda Nunung mengatakan bahwa dirinya akan langsung melakukan konsolidasi internal dengan rekan-rekannya di Sekretariat Daerah (Setda) Banjarbaru, termasuk juga berkoordinasi dengan SKPD di Pemko Banjarbaru.

“Paling penting adalah bagaimana bisa fokus bekerja ke depan untuk melanjutkan pekerjaan yang ditinggalkan bapak Said Abdullah, sebelumnya. Tanggungjawab ini harus saya emban dengan ikhlas dan sepenuh hati,” ujarnya.

Saat ditanya bagimana dengan tugasnya di pemerintahan Provinsi Kalimantam Selatan, dirinya mengaku mampu membagi waktu memimpin Dispersip Kalsel dengan tugas barunya sebagai Pj Sekda Banjarbaru.

“Depo Arsip milik Dispersip Kalsel berada satu kompleks dengan Balai Kota Banjarbaru. Saya rasa tidak ada masalah, karena hanya beberapa meter saja dari Depo Arsip ada kantor Wali Kota,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin berpesan kepada Bunda Nunung untuk bekerja dengan tanggungjawab dan dedikasi yang tinggi.

“Banyak tugas menunggu Bunda Nunung, terutama pembahasan anggaran. Sekda ini sebagai Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), jadi kami berharap pekerjaan rumah ini segera diselesaikan,” cetusnya.

Aditya pun sangat optimis, Sekda yang baru cepat beradaptasi di lingkungan Pemko Banjarbaru, pasalnya menurut dia para pejabat di lingkungan Pemko Banjarbaru, disebut Aditya sudah tak asing lagi dengan sosoknya.

“Karena sudah tidak asing, penyesuaiannya bisa lebih gampang. Kita berharap kerja sama kekompakan di Pemko Banjarbaru bisa lebih meningkat,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Banjarbaru periode 2016-2024, Said Abdullah mengaku bersyukur jabatan yang ditinggalkannya dapat segera diisi tepat di mana ia memasuki masa purna tugas.

“Tentunya saya siap membantu beliau kalau beliau bertanya ke saya soal pekerjaan. Saya dukung sepenuhnya supaya beliau sukses mengemban jabatan,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)