Organisasi Relawan Serujaka Terima Penghargaan dari PWK

by
19 Februari 2025
Penyerahan penghargaan kepada Serujaka dari PWK dalam peringatan HPN 2025 di Kulon Progo, DIY. (Foto : Kuntari/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, YOGYAKARTA – Organisasi Relawan Sedulur Rescue Yogyakarta (Serujaka) menerima penghargaan dari Paguyuban Wartawan Kulon Progo (PWK).

Pemberian penghargaan ini mewarnai acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang digelar di Taman Jamu Naturindo, Secang Sendangsari, Pengasih, Rabu (19/2/2025).

Serujaka menerima penghargaan atas jasa mereka dalam melakukan penyelamatan.

Proses penyelamatan dilakukan tanpa pamrih dalam berbagai kejadian dan bencana, seperti kecelakaan lalu lintas, banjir hingga longsor.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dari insan pers kepada mereka para relawan yang menjalankan tugas mulia,” kata Ketua PWK, Asrul Sani, di sela acara.

Dalam kesempatan tersebut, ada empat penghargaan yang diberikan PWK.

Selain Serujaka, penghargaan juga diberikan kepada Pj Bupati Kulon Progo, Ir Srie Nurkyatsiwi MMA ; Kapolres Kulon Progo, AKBP Dr Wilson Bugner F Pasaribu SIK MH serta Sekda Kulon Progo, Triyono SIP MSi.

“Penghargaan untuk ketiganya berkaitan dengan keterbukaan informasi publik,” imbuh Sani.

Peringatan HPN 2025 bertema Pers Mengawal Ketahanan Pangan sebagai Pilar Kemandirian.

Pj Bupati Kulon Progo, Srie Nurkyatsiwi memastikan, Pemkab Kulon Progo siap merespon program ketahanan pangan dari pemerintah pusat. Isu pangan menjadi sangat penting bagi Kulon Progo mengingat sebagian besar warga daerah ini bergerak di sektor pertanian.

“Kami menilai, perlu upaya optimalisasi di semua sisi. Di antaranya peningkatan kompetensi para petani serta pengaturan kelembagaan agar ada peningkatan produktivitas,” terangnya.

Siwi memastikan, Pemkab Kulon Progo telah melakukan berbagai upaya demi mendukung sektor pertanian. Selain pendampingan, dukungan juga diberikan melalui penyaluran sarana produksi pertanian serta distribusi hasil panen yang tepat sasaran.

Sementara itu, Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan menyampaikan, pemerintah pusat telah menunjuk Polri dan TNI untuk melaksanakan program ketahanan pangan. Pihaknya kemudian fokus pada program penanaman jagung seluas 1 juta hektare di seluruh Indonesia.

“Polda DIY telah memulai program ini sejak awal 2025. Penanaman jagung dilakukan di seluruh kabupaten/ kota di DIY,” kata Ihsan.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)