Pemasangan Klem Pipa Intek Mandikapau Selesai, BPAM Sudah Layani 200 Liter Per Detik

by
26 September 2024
Para pekerja memantau kondisi klem pada pipa yang bocor saat uji coba di pila Intek Mandikapau. (Foto : BPAM Banjarbakula/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Pihak teknisi BPAM Banjarbakula terus melakukan perbaikan pada sambungan pipa yang terjadi kebocoran di intek Mandikapau.

Kepala BPAM Banjarbakula, Berty Nakir mengatakan bahwa pada Rabu (25)9/2024) klem pipa yang bocor sudah selesai dilakukan pemasangan.

“Alhamdulillah kami sudah melalukan uji coba dan menyuplai air 200 liter per detik dari Intek Mandikapau ke PTAM. Mudah – mudahan tidak ada kendala lagi dan suplai air ke PTAM lancar hingga layanan ke masyarakat tidak terganggu,” jelasnya dari video yang dikirimkan kepada newsway.id.

Berty juga menjelaskan apabila percobaan tidak mengalami kendala maka pihaknya akan melakukan pengecoran pada klem yang sudah terpasang tersebut.

“Semoga tidak ada masalah lagi saat uji coba jadi tekanan bisa dinaikan. Setelah itu dilakukan pengecoran dan pelayanan akan berjalan normal,” tambahnya.

Salah seorang warga terdampak di kawasan Landasan Ulin, Astuti mengatakan aliran air dari PTAM memang sudah jalan namun mengalirnya belum normal seperti sebelum ada kebocoran.

“Kalau airnya mengalir saja, tapi tidak sederas saat belum ada kebocoran. Jadi untuk bisa naik ke tandon kami bantu dengan mesin pompa air, karena aumur juga surut,” jelasnya saat diko firmasi terkait aliran air dari PTAM.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)