NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Pembangunan Puskesmas Pengaron, Kabupaten Banjar, dipastikan berjalan sesuai rencana dan saat ini memasuki tahap akhir penyelesaian. Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Dr. H. Noripansyah, saat memberikan keterangan terkait progres pembangunan fasilitas layanan kesehatan tersebut.
Noripansyah mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan langsung ke lokasi, pekerjaan fisik puskesmas hampir seluruhnya rampung dan hanya menyisakan sejumlah tahap finishing.
“Alhamdulillah, pembangunan Puskesmas Pengaron masih on the track. Tadi kami baru saja ke lokasi, tinggal pemasangan kaca, finishing railing, dan beberapa bagian kecil yang perlu dirapikan,” katanya saat ditemui di Dinkes Banjar, (22/12/2025).
Ia menjelaskan, masa kontrak pembangunan diperkirakan berakhir pada 26–27 Desember 2025, sehingga dalam waktu sekitar empat hari ke depan seluruh pekerjaan utama ditargetkan selesai.
“Insya Allah empat harian lagi sudah selesai semua. Kalau sesuai kontrak, memang harus selesai tahun ini,” ujarnya.
Namun demikian, Noripansyah mengakui, anggaran pembangunan tahun ini hanya difokuskan pada bangunan utama puskesmas, belum mencakup penataan halaman dan akses depan.
“Anggarannya memang khusus untuk pembangunan gedung puskesmas saja. Untuk bagian halaman dan akses depan belum terakomodir, karena kondisi lahannya cukup tinggi dan kontur tanahnya menurun,” ungkapnya.
Penataan halaman dan akses jalan menuju puskesmas direncanakan akan dianggarkan pada tahun berikutnya. Meski demikian, pihaknya akan berkoordinasi agar akses sementara tetap bisa diperbaiki.
“Nanti akan kami minta agar setidaknya diperkuat dulu, supaya akses masuk lebih aman dan nyaman,” ucapnya.
Noripansyah menegaskan, secara fungsi layanan, Puskesmas Pengaron sudah siap digunakan begitu seluruh pekerjaan finishing diselesaikan.
“Kalau bangunan puskesmasnya sendiri insya Allah sudah siap. Tinggal penyempurnaan akhir saja dan akan selesai tepat waktu,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa pembangunan Puskesmas Pengaron harus rampung pada tahun 2025, sesuai dengan masa anggaran yang berlaku.
“Anggarannya hanya sampai tahun 2025, bukan melewati tahun. Jadi harus selesai tahun ini,” pungkasnya.(nw)
