Pemprov Kalsel Siapkan 27.959 Ekor Hewan Kurban untuk 2024

by
16 Juni 2024
Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalsel beserta jajaran terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit yang mungkin saja menyerang hewan kurban (foto.mc.prov.kalsel/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) telah menyediakan 27.959 ekor hewan kurban untuk tahun 2024.

Jumlah ini terdiri dari 19.403 ekor sapi potong, 1.103 ekor kerbau, 7.371 ekor kambing, dan 82 ekor domba.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalsel, Suparmi, menyampaikan bahwa kebutuhan untuk kurban di wilayah tersebut adalah 19.350 ekor sapi, 647 ekor kerbau, 1.788 ekor kambing, dan 11 ekor domba.

“Hewan kurban di Kalsel tidak hanya berasal dari wilayah sendiri, tetapi masih ada yang didatangkan dari luar wilayah Kalsel yang tentunya harus diawasi dan dipastikan aman dari berbagai penyakit,” ujar Suparmi pada Minggu (16/6/2024).

~ Advertisements ~

Sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Disbunnak beserta jajaran terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit mulut dan kuku, penyakit kulit berbenjol (lumpy skin disease/LSD), dan penyakit hewan menular lainnya, baik yang bersifat zoonosis maupun tidak.

“Kami melakukan upaya maksimal untuk memastikan semua hewan kurban bebas dari penyakit agar masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan tenang dan aman,” tambah Suparmi.

~ Advertisements ~

Sementara itu, pengusaha sapi kurban, Mansyur, menyampaikan bahwa penampungannya telah menyiapkan sekitar 600 ekor sapi untuk keperluan kurban di tahun 2024.

Sapi-sapi tersebut dibeli dari peternak lokal dan didatangkan dari Madura serta Nusa Tenggara dengan jenis sapi limousin dan Bali.

Mansyur menegaskan bahwa sapi-sapinya sudah divaksinasi dan diberi vitamin oleh dokter hewan.

“Sapi-sapi di sini sudah disuntik vaksin dan diberi vitamin oleh dokter hewan. Insya Allah kondisi kesehatan sapi aman,” ujarnya.

Mansyur juga menjelaskan bahwa harga sapi kurban dipatok mulai dari Rp30 juta hingga ratusan juta, tergantung jenis dan berat sapi.

“Kami berusaha memberikan pilihan yang bervariasi kepada masyarakat agar dapat memilih hewan kurban sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan mereka,” tutup Mansyur.

Dengan persiapan yang matang dari Pemprov Kalsel dan para pengusaha sapi kurban, diharapkan pelaksanaan ibadah kurban tahun ini dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)