PT Palmina Paparkan Progres Penanganan Banjir Kepada Pemkab Banjar, Fokus Bantuan Warga dan Normalisasi Sungai

23 Januari 2026
Humas PT Palmina, Musa (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – PT Palmina memaparkan progres rencana penanganan banjir yang akan dilaksanakan secara bertahap, mulai dari langkah jangka pendek hingga jangka panjang.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi lanjutan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait di Lantai Dua Kantor Bupati Banjar, Jumat (23/01/2026).

Humas PT Palmina Musa menjelaskan, pembahasan difokuskan pada kepastian waktu pelaksanaan dari rencana yang sebelumnya telah disampaikan, yakni penanganan jangka pendek, menengah dan panjang.

Untuk jangka pendek, PT Palmina memastikan penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak akan segera dilaksanakan. Bantuan tersebut direncanakan mulai disalurkan pada pekan depan dan menyasar sembilan desa yang terdampak banjir.

“Dalam waktu dekat kami akan mulai aksi di lapangan berupa pembagian bantuan sembako di sembilan desa. Mudah-mudahan bisa selesai dalam satu sampai tiga hari, meskipun kondisi medan masih cukup sulit,” jelas Musa.

Ia menyebutkan, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, sarden, kopi, serta direncanakan ditambah dengan susu formula. Penyaluran bantuan tersebut mencakup wilayah ring satu hingga ring dua, bahkan sebagian ring tiga sesuai kesepakatan sebelumnya.

Sementara itu untuk penanganan jangka menengah, PT Palmina menyampaikan kesiapan untuk berkolaborasi dalam program normalisasi sungai. Namun, Musa menegaskan, kewenangan sungai berada di bawah Balai Wilayah Sungai (BWS), sehingga perusahaan tidak dapat melakukan pekerjaan tersebut secara mandiri.

“Normalisasi sungai itu kewenangannya BWS. Perusahaan tidak bisa bertindak sendiri, tapi kami siap berkolaborasi dan mendukung dari sisi operasional sesuai kemampuan perusahaan,” sebutnya

Pelaksanaan normalisasi sungai nantinya akan dikoordinasikan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan instansi teknis lainnya agar sesuai dengan aturan dan kewenangan yang berlaku.

Untuk jangka panjang, PT Palmina menyatakan rencana penanganan masih akan dikaji lebih lanjut bersama pemerintah daerah dan instansi terkait. Kajian tersebut mencakup upaya perlindungan kawasan permukiman, desa serta area pertanian dan perkebunan yang terdampak banjir.

“Langkah jangka panjang ini tidak bisa tergesa-gesa. Harus dikaji bersama agar solusi yang diambil benar-benar tepat,” katanya.

Terkait dokumen lingkungan, Musa menyebut perusahaan terbuka jika diperlukan kajian ulang terhadap dokumen AMDAL. Menurutnya, kajian tersebut penting dilakukan secara bersama-sama dengan instansi lingkungan hidup agar semua aspek dapat dievaluasi secara menyeluruh.

“Kalau memang perlu dikaji ulang, kami siap. Prinsipnya kami terbuka,” ujarnya.

Mengenai komitmen tertulis, Musa menyampaikan, hingga saat ini belum ada kesepakatan tertulis untuk program jangka menengah dan panjang. Namun, perusahaan telah menyampaikan komitmen secara lisan dan akan terus berkoordinasi sesuai perkembangan di lapangan.

“Yang jelas untuk jangka pendek sudah kami pastikan. Senin ini kami mulai aksi,” pungkasnya.(nw)

Tinggalkan Balasan