Puluhan Remaja Diamankan, Kapolsek Liang Anggang Pastikan Bukan Anggota Gangster

by
11 Maret 2025
Sejumlah kendaraan yang digunakan para remaja ikut diamankan oleh pihak kepolisian. (Foto : Suroto/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana memastikan 16 remaja diamankan oleh pihak Polsek Liang Anggang, dalam patroli yang dilakukan di kawasan Jalan Aksea Baru, Bandara Syamsudin Noor, Kelurahan Guntung Payung, pada Selasa (11/03/2025) dini hari bukan gangster.

~ Advertisements ~

Kapolsek Liang Anggang, Kompol Imam Suryana, menjelaskan bahwa awalnya petugas hanya mengamankan 10 remaja, namun, beberapa saat kemudian, enam remaja lainnya turut diamankan oleh warga setempat, dengan tiga di antaranya kedapatan membawa senjata tajam (sajam) hasil modifikasi.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

“Motifnya masih kami dalami, karena ada beberapa remaja yang bukan hanya warga Banjarbaru, tetapi juga berasal dari Banjarmasin,” ungkap Imam.

Imam menyebutkan bahwa seluruh remaja yang diamankan merupakan pelajar berusia sekitar 15-16 tahun, dari jumlah tersebut, sebagian besar mengaku hanya keluar untuk jalan-jalan mencari hiburan.

“Meskipun mereka diamankan, sejauh ini belum ada indikasi mereka terlibat dalam tawuran atau menjadi bagian dari kelompok gangster,” kata Imam.

Kapolsek menegaskan bahwa para remaja yang membawa senjata tajam tersebut berasal dari Banjarmasin dan diyakini bahwa senjata tersebut dimodifikasi secara mandiri oleh mereka.

“Mereka sepertinya memodifikasi dan membawa sajam tersebut sendiri,” tegas Imam.

Pihak kepolisian akan memisahkan remaja yang kedapatan membawa senjata tajam dan bekerja sama dengan Kejaksaan untuk proses hukum selanjutnya.

Selain itu, untuk remaja lainnya, Imam menyebutkan bahwa pihak kepolisian akan memanggil orang tua mereka dan melibatkan aparat pemerintah setempat untuk melakukan pembinaan.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan Yayasan Rehabilitasi Narkoba dan Kenakalan Remaja untuk memastikan para remaja menjalani rehabilitasi yang diperlukan.

“Orang tua dari para remaja ini akan diberitahukan terkait hal tersebut,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog