Ratusan Delegasi Ormawa Lakukan Penanaman Pohon di KHDTK ULM

4 November 2024
Salah satu perwakilan Ormawa saat menanam pohon. (Foto: Fahmi/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARMASIN – Sekitar 300 mahasiswa perwakilan dari organisasi kemahasiswaan (ormawa) di lingkup Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan penanaman pohon di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) ULM.

Hutan seluas 1.617 hektar yang terletak di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar itu sudah lama dikelola oleh ULM sebagai hutan pendidikan dan pelatihan.

Rektor ULM, Prof. Ahmad Alim Bachri mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka program rehabilitasi hutan.

“Hutan pendidikan yang dimiliki oleh ULM ini memiliki luas 1.617 hektar dimana 600 diantaranya memerlukan program rehabilitasi,” ucap Ahmad selepas acara, pada Sabtu (2/11/2024).

Menurut Rektor ULM, ormawa sebagai generasi muda bangsa perlu berkontribusi dalam hal melestarikan lingkungan.

“Kualitas masa depan bangsa ini tergantung kualitas lingkungan, semakin tinggi kualitasnya maka semakin tinggi pula kualitas kehidupan kita sebagai bagian masyarakat Indonesia dan dunia,” jelas Prof. Ahmad.

Kemudian Prof. Ahmad menambahkan bahwa pihaknya akan membuat kebijakan baru tentang syarat wisuda yang mengharuskan untuk melakukan penanaman pohon di kampus atau KHDTK ULM.

“Supaya menunjukkan kepedulian mahasiswa dan seluruh civitas akademika ULM maka kita berlakukan aturan itu,” paparnya.

Dirinya menyamakan aturan usulan kenaikan pangkat dosen yang mensyaratkan harus menyertakan bukti menanam pohon di lingkungan kampus atau di KHDTK ULM.

“Mahasiswa juga jangan dikasih ijazahnya kalau dia belum nanam pohon di kampus atau KHDTK,” ungkap Prof. Ahmad.

Lanjut ujar Rektor ULM, mahasiswa yang sudah menanam pohon akan mendapatkan sertifikat dari Tim KHDTK ULM.

“Nanti dibuatkan sertifikat dari KHDTK supaya tau mahasiswa ini sudah menanam pohon, artinya dia sudah berkontribusi untuk kemaslahatan ummat,” terang Prof. Ahmad.

Besar harapan Prof. Ahmad agar mahasiswa bersama KHDTK ULM ini bisa berkontribusi dalam kepentingan bangsa dan negara melalui hutan lestari.

“Harapannya mahasiswa ULM peduli dengan lingkungan sehingga menjadi bagian dari masyarakat yang bertanggung jawab untuk kepentingan bangsa negara dan dunia,” pungkasnya.

Usai menanam pohon, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan urun rembuk ormawa dengan rektor ULM untuk menceritakan keluh kesah mereka di organisasi masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)