NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Pemerintah Kabupaten Balangan menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan mudah diakses melalui pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP). Pusat layanan terpadu ini dirancang untuk memangkas prosedur, mempercepat waktu pelayanan, serta meningkatkan keterbukaan dan kepastian layanan.
Upaya tersebut mendapat penguatan di tingkat nasional dengan diresmikannya sembilan MPP secara serentak oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Rini Widyantini, secara daring melalui kanal YouTube Kementerian PAN RB, Senin (15/12/2025). Peresmian ini menandai perluasan jaringan MPP di berbagai daerah termasuk Balangan.
“Dua agenda besar ini menunjukkan inovasi pelayanan publik dan pembangunan MPP sebagai dua pilar yang saling menguatkan dalam upaya transformasi pelayanan publik di Indonesia,” ujar Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Otok Kuswandaru.
Sembilan MPP yang diresmikan tersebar di sembilan provinsi di Indonesia. Sembilan daerah yang kini resmi memiliki MPP yaitu Kabupaten Aceh Barat, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Bintan, Kabupaten Batang Hari, Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Balangan, Kabupaten Malinau, dan Kabupaten Buol. Peresmian ini juga menambah jumlah MPP dari sebelumnya 296 menjadi 305.
Selain penyelenggaraan MPP, Kementerian PAN RB juga terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui inovasi yang terukur dan terstruktur. Salah satunya melalui penyelenggaraan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2025.
“Kompetisi ini diluncurkan 21 Maret 2025, memberikan pemetaan yang jelas terhadap kemajuan dan capaian inovasi pelayanan publik di Indonesia,” ungkapnya.
Rangkaian KIPP Tahun 2025 diakhiri dengan terpilihnya 28 inovasi sebagai Outstanding Public Service Innovation (OPSI) KIPP 2025, terdiri dari 25 inovasi pada kelompok umum dan tiga inovasi pada kelompok replikasi.
“Inovasi tersebut mencerminkan kebutuhan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, di mana teknologi menjadi salah satu elemen penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, cepat, dan transparan. Oleh karena itu, penting untuk melanjutkan dan mengoptimalkan scaling up inovasi-inovasi tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.
Peresmian sembilan MPP serta penyerahan penghargaan OPSI KIPP 2025 diikuti Pemkab Balangan secara daring. Kepala Dinas MPP Balangan, Dr Akhriani menyampaikan, peresmian MPP Balangan dilaksanakan pemerintah pusat. Ia berharap, keberadaan MPP dapat memperlancar pelayanan publik serta meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat Balangan.
“Selain itu, pelayanan perizinan diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien,” pungkasnya. (nw)
Reporter : Nasrulah
