Respons SKPD Dinilai Menurun, Sekda Banjar Minta Perbaikan Layanan Pengaduan Publik

3 Desember 2025
Rapat koordinasi SP4N-LAPOR lingkum Pemkab Banjar (Foto : RSB/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Yudi Andrea, meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) memperbaiki kecepatan dan kualitas respon terhadap laporan masyarakat melalui sistem SP4N–LAPOR!.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik di Aula Putih Dinas PRKPLH Banjar, Selasa (2/12/2025). Yudi menuturkan, tingkat responsivitas SKPD menunjukkan tren penurunan tahun ini, sehingga diperlukan evaluasi menyeluruh untuk mengetahui sumber permasalahannya.

Menurutnya, Rakor diharapkan menghasilkan langkah pemulihan yang nyata agar kinerja SP4N–LAPOR dapat kembali maksimal.

“Apa pun yang menjadi kendala harus dicari solusinya di pertemuan ini, supaya nilai kita bisa meningkat lagi pada tahun mendatang,” ujarnya.

Yudi mengusulkan agar SKPD yang lambat menindaklanjuti laporan diberikan sanksi sebagai bentuk penegasan. Yudi mencontohkan pengaduan masyarakat terkait kerusakan jalan yang seharusnya langsung ditangani atau minimal diberi penjelasan mengenai progres penanganannya.

“Respon cepat itu bagian dari pelayanan. Tidak cukup hanya memperbaiki, tapi komunikasi kepada warga juga harus dilakukan,” ujarnya.

Kepala DKISP Banjar Aidil Basith menjelaskan, sebagian SKPD telah memberikan respon baik dan tepat waktu. Namun ia mengingatkan batas waktu penanganan laporan hanya tiga hingga lima hari, sehingga tidak boleh melewati ketentuan.

“Laporan warga itu bentuk perhatian mereka kepada pemerintah. Jangan sampai mereka kecewa karena tidak direspons,” jelasnya.

Basith menyebutkan, hingga November 2025 tercatat 155 laporan dengan kategori sedang, lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 700 laporan.

“Sebagian besar laporan masuk melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan terkait persoalan infrastruktur dan dinilai mendapat respon yang cukup baik,” sebutnya.

Rakor turut menghadirkan narasumber dari Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Chairun Ni’mah, serta Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik DKISP Banjar, Noor Syawli Syahri, sebagai pemateri.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog