RSUD Pangeran Jaya Sumitra Targetkan Relokasi ke Stagen 2028, Siapkan Layanan Telemedicine

by
22 November 2025
Direktur RSUD PJ Sumitra, drg. Andriyan Wijaya ( Foto Rizal/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – RSUD Pangeran Jaya Sumitra terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kotabaru. Direktur RSUD PJ Sumitra drg. Andriyan Wijaya mengungkapkan, rencana strategis utama rumah sakit adalah relokasi total ke lokasi baru di Stagen pada tahun 2028.

“Dengan arahan Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati, kami sudah menargetkan di tahun 2028 Rumah Sakit Stagen insya Allah sudah berlokasi ke sini,” ujar drg. Andriyan, (21/11/25).

Relokasi ini diharapkan dapat mengatasi berbagai keluhan masyarakat terkait infrastruktur dan ruangan di lokasi RSUD saat ini di Semayap. Selain infrastruktur, ia menyebutkan RSUD kini sudah diperkuat dengan 28 dokter spesialis dan 19 dokter umum, sehingga relokasi akan mengoptimalkan pelayanan yang ada.

drg. Andriyan mengakui, tantangan terbesar RSUD saat ini adalah kondisi geografis Kotabaru yang terdiri dari pulau-pulau serta rujukan dari Puskesmas di wilayah yang jauh. Kondisi ini seringkali menyebabkan pasien tiba di rumah sakit dalam kondisi parah.

Untuk mengatasi hal tersebut, RSUD akan mengandalkan teknologi melalui program Telemedicine.

“Nantinya ada semacam hubungan jarak jauh antara dokter spesialis yang ada di rumah sakit dengan rekan-rekan dokter yang ada di Puskesmas melalui digitalisasi,” jelasnya.

Telemedicine diharapkan dapat menindaklanjuti keluhan dan penyakit pasien di kecamatan-kecamatan tanpa perlu rujukan langsung, sehingga dapat mencegah kondisi pasien memburuk akibat kendala jarak dan waktu.

Dalam hal peningkatan layanan, RSUD telah bertransformasi secara digital. Jika sebelumnya sistem pendaftaran masih manual, kini pasien dapat mendaftar melalui anjungan mandiri atau gadget masing-masing di rumah lewat aplikasi mobile JKN dan disupport oleh anjungan mandiri yg saat ini berjumlah 3 unit dan langsung menuju poli tujuan.

“Pasien tidak melalui lagi loket pendaftaran, tapi langsung ke poli tujuan. Loket pendaftaran sudah kami ubah menjadi ruang humas,” tambahnya.

Untuk prospek jangka panjang, RSUD Kotabaru menargetkan untuk mengakomodir program nasional KJSU (Kanker, Jantung, Struk, dan Uro Nefrologi).

“Mudah-mudahan nanti dengan program KJSU ini bisa semua terakomodir di rumah sakit Stagen, terutama masalah infrastruktur dan peralatan,” harap drg. Andriyan.

Ia berharap adanya infrastruktur pendukung, seperti jembatan yang menghubungkan Kotabaru ke Tanah Bumbu dan Banjarmasin, dapat mempermudah kehadiran spesialis yang selama ini masih menjadi kendala di Kotabaru. (nw)

Reporter : Rizal

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog