NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Seekor sapi kurban milik warga dilaporkan mati setelah terjatuh ke saluran irigasi di kawasan Tanjung Rema Martapura, Kamis (25/12/2025). Insiden terjadi saat hewan tersebut tengah digiring menuju rumah pembeli.
Menurut keterangan pemilik sapi Sukri, peristiwa bermula ketika sapi jenis Bali itu diturunkan dari kendaraan pengangkut. Awalnya, kondisi sapi terlihat normal dan tidak menunjukkan tanda-tanda agresif. Namun, sesaat setelah berada di gang dekat lokasi tujuan, sapi tiba-tiba meronta dan berlari tak terkendali.
“Saat sudah diturunkan, sapinya mendadak berontak lalu lari ke arah saluran irigasi,” ucapnya.
Sapi tersebut akhirnya tercebur ke dalam saluran air dan sempat terendam. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena ukuran dan bobot sapi yang besar. Sejumlah warga sekitar turut membantu menarik hewan tersebut ke daratan.
Setelah berhasil diangkat, sapi kembali dimasukkan ke dalam mobil untuk dibawa pulang. Namun tidak lama berselang, kondisi sapi memburuk. Hewan tersebut terkulai lemas sebelum akhirnya dinyatakan mati.
Diduga, sapi mengalami gangguan pernapasan akibat terlalu lama terendam air serta kelelahan selama proses evakuasi dan pemindahan.
Sukri menyebutkan, sapi tersebut memiliki bobot cukup besar dengan nilai taksiran sekitar Rp16 juta. Meski demikian, ia memastikan tetap bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Saya siap mengganti sapi yang mati dengan yang lain. Itu sudah menjadi tanggung jawab saya,” tegasnya.
Sapi tersebut rencananya akan diserahkan kepada pembeli untuk keperluan kurban dapur momen 5 rajab.
Namun, insiden terjadi sebelum hewan sampai ke lokasi tujuan. Setelah kejadian, bangkai sapi langsung dibawa kembali ke rumah pemilik untuk penanganan lebih lanjut.(nw)
