Sebanyak 26 Desa Wisata jadi Peserta Festival Unen-unen Kulon Progo

by
9 September 2024
Desa wisata Kulon Progo mengikuti Festival Unen-unen di Alun-alun Wates (Foto : Dokumentasi Humas Kominfo Kulon Progo)

NEWSWAY.ID, YOGYAKARTA – Sebanyak 26 desa wisata di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi peserta Festival Unen-unen di Alun-alun Wates.

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Kulon Progo tahun 2024, dalam kesempatan yang sama, juga dilaksanakan Kick Off dan peresmian logo 73 tahun Kabupaten Kulon Progo.

Tahun ini, peringatan Hari Jadi ke-73 Kulon Progo mengambil tema Semarak Kota Geblek.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Kulon Progo, Drs Jazil Ambar Was’an, Senin (9/9/2024) menyampaikan, Hari Jadi ke-73 Kulon Progo akan disemarakkan dengan berbagai kegiatan.

Di antaranya ziarah ke makam raja-raja dan mantan bupati Kulon Progo, serta malam tirakatan dan resepsi hari jadi.

“Kami berharap peringatan hari jadi ini dapat meningkatkan perputaran ekonomi Kulon Progo, menjadi hiburan serta menambah semangat masyarakat Kulon Progo untuk berkarya dan membangun Kulon Progo,” katanya.

Sementara Pj Bupati Kulon Progo, Ir Srie Nurkyatsiwi MMA mengajak seluruh masyarakat Kulon Progo untuk terus menjaga martabat, budaya dan bersikap tangguh guna menghadapi pertumbuhan daerah yang terus membaik.

“Hari jadi ini mengawali bagaimana Kulon Progo akan terus kita bangun,” ucap Siwi.

Dalam kesempatan yang sama Siwi juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas hidup, memperkuat infrastruktur dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan peringatan hari jadi.

“Semarak adalah tentang bagaimana masyarakat yang sejahtera, maju, mandiri dan berbudaya. Sedangkan Kota adalah Kolaborasi, Tangguh sementara Geblek adalah bagaimana kita punya greget dan mempunyai pembangunan secara inklusif,” jelas Siwi.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)