Semarak Pawai Obor dan Atraksi Api: Warga RT 02 Banjarbaru Sambut Iduladha Penuh Kebersamaan

6 Juni 2025

Malam terasa berbeda di RT 02 Kelurahan Landasan Ulin Timur, Banjarbaru. Langit yang biasanya tenang kini dihiasi cahaya obor yang berderet-deret, diiringi lantunan shalawat dan gema takbir yang menggema sepanjang jalan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan itu menjadi cara warga menyambut datangnya Hari Raya Iduladha 1446 Hijriyah.

Pawai obor yang digelar selepas salat Isya itu tak sekadar menjadi prosesi simbolik. Ia menjelma menjadi ruang bertemunya berbagai lapisan masyarakat anak-anak yang riang, remaja yang semangat, hingga orang tua yang penuh khidmat. Obor-obor kecil yang dibawa warga seakan menjadi pancaran kehangatan solidaritas dan kebersamaan yang mengikat mereka.

“Kami ingin menyambut Iduladha dengan semangat kebersamaan. Pawai obor ini bukan hanya tradisi, tapi juga ajang mempererat tali silaturahmi,” ujar Ketua RT 02, Muhammad Nur Kholis.

Rangkaian acara tak berhenti di pawai. Di sebuah lapangan terbuka, sorotan tertuju pada atraksi api yang menjadi suguhan utama malam itu. Sejumlah pemuda lokal unjuk kebolehan lewat seni api yang menakjubkan dari tarian api (fire dance) hingga semburan api yang menggugah decak kagum para penonton.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi kreativitas anak muda sekaligus hiburan positif bagi warga,” ungkap Kusman, tokoh masyarakat yang mendukung penuh pelaksanaan acara.

Bagi warga RT 02, semarak menyambut Iduladha bukan soal kemewahan, melainkan bagaimana nilai-nilai Islam diterjemahkan dalam bentuk kebersamaan, gotong royong, dan ekspresi budaya yang hidup. Kegiatan ini pun mendapat harapan besar untuk terus dilestarikan dan bahkan dikembangkan sebagai agenda budaya tahunan.

“Setiap tahun kami adakan ini, dan selalu ada semangat baru. Ini adalah syiar yang menyatukan,” tambah Nur Kholis.

Dengan cahaya obor dan kobaran api yang memukau, warga Landasan Ulin Timur menunjukkan bahwa perayaan hari besar keagamaan dapat menjadi ruang pertemuan nilai spiritual, budaya, dan kekeluargaan yang mengakar kuat di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)