Semua Fraksi DPRD Banjarbaru Berikan Masukan Penyusunan RPJPD 2025-2045 dalam Sidang Paripurna

by
12 Juni 2024
Suasana sidang Paripurna DPRD Kota Banjarbaru dengan agenda pandangan Fraksi-Fraksi terhadap RPJPD 2024-2045 Kota Banjarbaru. (Foto : Humas DPRD/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Dalam Rapat Paripurna DPRD pada Selasa (11/6/2024) sejumlah Fraksi DPRD Banjarbaru, memberikan masukan atas penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 yang disiapkan pemerintah kota itu.

Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah  mengatakan, saran dan masukan fraksi-fraksi yang disampaikan melalui rapat paripurna memberikan pandangan umum atas Raperda yang diusulkan beberapa waktu lalu.

“Pandangan umum fraksi-fraksi atas Raperda RPJPD memberikan saran dan masukan dalam penyusunan rencana pembangunan 20 tahun kedepan,” ujar Fadliansyah.

Dari Fraksi Gerindra yang disampaikan Hindera Wahyudin mengapresiasi rumusan visi Kota Banjarbaru yang termuat dalam RPJPD mewujudkan Banjarbaru Kota Metropolitan yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan.

~ Advertisements ~

“Kami dari Fraksi Gerindra berharap Pemkot Banjarbaru menjaga konsistensi pembangunan jangka panjang dan tetap berpedoman pada visi dan misi yang disusun dalam waktu 20 tahun ke depan itu. Jangan sampai ditengaj perjalanan berubah,” ujar Hindera.

Sedangkan Fraksi Partai Golkar meminta agar Pemko Banjarbaru memperhatikan isu strategis lokal di bidang ekonomi, lingkungan hidup, transportasi hingga kepastian hukum atas kepemilikan lahan atau tanah agar tidak tumpang tindih.

~ Advertisements ~

“Isu strategis dalam penyusunan rencana pembangunan merupakan hal yang sangat krusial. Sebab itu akan sangat menentukan bagaimana perencanaan di desain untuk menuju visi misi yang disampaikan,” ujar Liana yang mewakili Partai Golkar.

Dari Fraksi PPP meminta agar Pemko Banjarbaru memperhatikan isu strategis tentang permasalahan kesejahteraan dan ekonomi, sumber daya manusia dan permasalahan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Dari Fraksi PPP meminta penyusunan RPJPD selaras dengan RPJPD Kota Banjarbaru maupun RPJPD Provinsi Kalsel. Dengan begitu bisa beriringan mewujudkan visi Indonesia emas tahun 2045,” ujar Subakhi.

Empat fraksi lainnya secara umum memberikan saran dan masukan agar penyusunan RPJPD disesuaikan dengan kondisi 20 tahun ke depan dan disiapkan mulai sekarang.

Akhirnya seluruh fraksi di DPRD setuju pembahasan RPJPD tahun 2025-2045 dibahas lebih lanjut oleh panitia khusus DPRD dan tim yang disiapkan Pemko Banjarbaru dalam penyusunan raperda tersebut.

Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin sangat mengapresiasi masukan dari semua Fraksi DPRD Kota Banjarbaru yang disampaikan dalam sidang Paripurna tersebut.

“Catatan dan masukan dari semua fraksi yang sudah disampaikan akan kami jadikan catatan. Tentunya untuk mencapai tujuan atas apa yang audah dituangkan dapam RPJPD Kota Banjarbaru,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)