Seorang Pria Warga Aluh-Aluh Diduga Tenggelam Saat Mencari Ikan, Tim SAR Lakukan Pencarian

1 Februari 2026
Basarnas bersiap lakukan pencarian korban diduga tenggelam (Foto : Humas Basarnas/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Seorang pria lanjut usia bernama Ardiansyah (61), warga Desa Simpang Warga, Kecamatan Aluh-Aluh, Kabupaten Banjar, dilaporkan belum ditemukan setelah diduga tenggelam saat beraktivitas mencari ikan di sungai setempat, Minggu (1/02/2026).

Informasi hilangnya korban diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin dari Kepala Desa Simpang Warga, Abdul Hakim. Berdasarkan keterangan awal, Ardiansyah berangkat mencari ikan sejak dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Namun hingga menjelang siang, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Keluarga yang khawatir kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi korban biasa bekerja. Di lokasi tersebut, hanya ditemukan peralatan milik korban, sementara keberadaan Ardiansyah tidak diketahui. Laporan resmi kemudian diteruskan ke Basarnas Banjarmasin pada pukul 16.40 WITA.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Banjarmasin segera mengirimkan satu tim penyelamat ke lokasi kejadian. Tim yang berjumlah enam personel diberangkatkan sekitar pukul 16.55 WITA dengan menggunakan kendaraan operasional rescue.

Dalam operasi ini, tim membawa berbagai perlengkapan pendukung pencarian, di antaranya perahu karet, peralatan penyelamatan air, serta perlengkapan selam untuk mendukung penyisiran di perairan sungai.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, meliputi Basarnas Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Polsek Aluh-Aluh, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banjar, serta partisipasi warga setempat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin I Putu Sudayana, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menyampaikan, tim langsung melakukan koordinasi setibanya di lokasi.

“Begitu menerima laporan, tim rescue langsung kami kerahkan. Fokus awal adalah koordinasi lintas instansi dan penyisiran di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban. Walaupun kondisi cuaca hujan, pencarian tetap kami upayakan secara maksimal,” ujarnya.

Diperkirakan tim tiba di lokasi sekitar pukul 18.05 WITA dan segera melakukan pemetaan area untuk menentukan strategi pencarian selanjutnya.

Hingga berita ini disusun, operasi SAR masih berlangsung dan seluruh unsur yang terlibat terus berupaya menemukan keberadaan korban.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog