NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Balangan mengukir sejarah baru pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XII Kalimantan Selatan 2025.
Setelah 19 tahun penantian panjang tanpa medali emas, cabang olahraga Pencak Silat Balangan akhirnya bangkit dan menorehkan prestasi membanggakan dengan raihan total 5 medali, terdiri atas 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.
Dua medali emas bersejarah tersebut dipersembahkan oleh para pendekar muda asal Kecamatan Juai, yakni M. Sandi Ananda (kelas A 45–50 kg) dari Desa Buntu Karau, dan Ahmad Ridha Al-Fatah (kelas F 70–75 kg) dari Muara Ninian.
Keduanya tampil luar biasa, menumbangkan lawan-lawan tangguh dari berbagai kabupaten besar hingga menutup laga dengan kemenangan gemilang. Tangis haru dan kebanggaan pun pecah di gelanggang pencak silat ketika dua putra daerah itu mengibarkan nama Balangan di puncak podium.
“Dua emas ini simbol kebangkitan IPSI Balangan. Hasil dari proses panjang, kerja keras, dan keyakinan yang tidak pernah padam,” ungkap Ketua IPSI Balangan, M. Rusdin Barhiwan.
Selain dua emas, tiga medali lainnya turut disumbangkan oleh Julfan Maulana dari Desa Mungkur Uyam Juai yang meraih medali perak, Suci dari Desa Uren Halong yang menyumbangkan medali perunggu, serta Alfian Nur Ghojali dari Paringin Kota yang juga berhasil membawa pulang medali perunggu.
“Target lima medali yang kami sampaikan sejak awal akhirnya tercapai.
Ini bukti nyata bahwa kerja keras, semangat juang, dan pembinaan yang berkesinambungan mulai menampakkan hasil,” lanjut Rusdin.
Capaian ini tidak diraih secara instan. IPSI Balangan menjalankan program latihan intensif selama 12 bulan, termasuk Training Camp (TC) dua bulan di Wonosobo, Jawa Tengah, serta pendatangan pelatih teknik dari Klaten untuk memperkuat kemampuan taktik dan strategi tanding para atlet.
Kepala Pelatih IPSI Balangan, Ahmad Juliansyah atau biasa sering disapa Coach Along, menyampaikan rasa syukur dan tekad besar untuk melangkah lebih jauh.
“Kami berangkat bukan dengan keyakinan besar, tapi dengan tekad yang tulus untuk berjuang. Dua emas ini hasil kerja sama, kepercayaan, dan doa semua pihak. Kami akan terus berproses agar ke depan IPSI Balangan bisa mengantarkan atletnya meraih medali di tingkat PON. Ini baru langkah awal dari perjalanan panjang pembinaan prestasi,” ujarnya.
Apresiasi besar datang dari Bupati Balangan H. Abdul Hadi, yang menyebut keberhasilan IPSI Balangan ini sebagai bukti nyata bahwa pembinaan olahraga di daerah terus menunjukkan kemajuan positif.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Balangan, saya menyampaikan selamat dan rasa bangga kepada seluruh atlet, pelatih, dan pengurus IPSI Balangan. Perjuangan mereka tidak hanya mengharumkan nama daerah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda agar terus semangat berprestasi di bidang olahraga,” ucap Bupati.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Balangan H. Akhmad Fauzi menambahkan bahwa capaian ini harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pembinaan atlet daerah.
“Ini bukan akhir, tetapi awal dari kebangkitan olahraga Balangan. Pemerintah daerah akan terus mendukung program pembinaan dan peningkatan fasilitas olahraga, agar prestasi serupa bahkan lebih besar bisa kembali diraih di masa mendatang,” tuturnya.
Dengan total 8 atlet yang mengikuti Training Camp IPSI Balangan, keberhasilan membawa pulang 5 medali menjadi bukti bahwa semangat, disiplin, dan kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun prestasi olahraga.
Kini, IPSI Balangan bukan hanya bangkit, tetapi menorehkan sejarah baru bagi olahraga Pencak Silat di Bumi Sanggam. Dari Juai hingga Paringin, dari Halong hingga Mungkur Uyam, semangat juang para pendekar muda menyala dalam satu tekad: “Balangan Baharat – Waja Sampai Kaputing!” (nw)
Reporter: Nasrulah
