NEWSWAY.CO.ID, KOTABARU – Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kelumpang Hilir, Desa Serongga, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, menerapkan sejumlah inovasi unik dalam sistem pembelajaran. Sekolah ini tidak lagi mengelompokkan siswa berdasarkan kemampuan atau jurusan, melainkan mengintegrasikan seluruh siswa dalam satu lingkungan inklusif.
Kepala Sekolah SMAN 1 Kelumpang Hilir Sukerandi menyatakan, program ini bertujuan membangun aura positif dan rasa kebersamaan, sekaligus menjamin kualitas belajar yang merata bagi setiap anak didik.
“Kami sudah menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam dan tidak mengelompokkan anak-anak dalam kelompok-kelompok yang eksklusif. Anak dengan kemampuan bagus, sedang, dan kurang, kami tempatkan jadi satu,” ujar Sukerandi, Senin (4/11/2025).
“Kami tidak menggunakan nama kelas 10A, 10B. Kami menggunakan nama-nama seperti Kelas 10 Unggul, Kelas 10 Hebat, dan Kelas 10 Jaya,” jelasnya.
Di bidang akademik, sekolah secara intens mendorong guru melaksanakan kegiatan belajar yang bermutu, termasuk pembimbingan dan pengayaan untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional (OSN) di luar jam pelajaran bagi siswa berprestasi. Sementara itu, bagi siswa yang membutuhkan penguatan, diberikan tambahan jam belajar khusus.
Selain itu, sekolah juga aktif di 18 kegiatan ekstrakurikuler yang didukung oleh pelatih dari luar dan guru pembina.
“Kegiatan ekstrakurikuler ini punya dampak luar biasa dalam melatih wawasan dan keberanian berbicara anak-anak. Kami berusaha mengirim anak-anak kita ke setiap event luar untuk melatih sosialisasi dan membangun kepercayaan diri,” tutur Sukerandi.
Komitmen ini membuahkan hasil, di mana SMAN 1 Kelumpang Hilir selalu menjadi yang terbaik di Kotabaru, bahkan pernah memborong empat dari lima kategori yang dinilai dalam perlombaan.
“Kami berharap anak-anak yang lulus di sini menjadi insan-insan yang bisa bekerja dengan baik, tapi juga bisa membuka lapangan kerja. Bukan hanya mencari kerja. Harapan kami, anak-anak yang lulus di sini menjadi anak-anak yang hebat, cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah,” tutupnya. (nw)
Reporter : Rizal
