Sosialisasi Tata Rias Baju Adat Pengantin Banjar untuk Pelestarian Budaya Daerah

by
12 Juni 2024
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan sosialisasi tata rias baju adat pengantin Banjar sebagai bentuk melestarikan kebudayaan daerah (foto.mc.prov.kalsel/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARMASIN–Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan sosialisasi tata rias baju adat pengantin Banjar sebagai bentuk pelestarian kebudayaan daerah .

~ Advertisements ~

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun, melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Raudati Hildayati, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya penting dalam melestarikan kebudayaan daerah Kalimantan Selatan.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

“Kegiatan ini menjadi contoh bagi generasi muda untuk ikut melestarikan budaya daerah kita,” ucapnya.

Hilda menerangkan bahwa tata rias pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut adalah salah satu tata rias yang saat ini sudah jarang digunakan di acara perkawinan.

Oleh karena itu, kegiatan ini sangat tepat untuk dikaji dan digali kembali mengingat tata rias tersebut merupakan salah satu warisan budaya daerah yang dimiliki Kalimantan Selatan.

“Kami ingin mempertahankan unsur-unsur budaya dan melestarikan budaya daerah Kalimantan Selatan, sehingga nantinya mampu membangun jati diri dan memiliki nilai penting serta daya saing dalam menghadapi era globalisasi,” terangnya.

Hilda berharap sosialisasi ini dapat melahirkan regenerasi yang mempelajari pakem tata rias pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut, sehingga budaya tersebut bisa terus eksis dan dikenal masyarakat di masa depan.

“Semoga salah satu kebudayaan yang kita miliki ini bisa terus eksis dan dikenal masyarakat ke depannya,” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya berfokus pada tata rias, tetapi juga mengajarkan makna dan filosofi di balik setiap unsur pakaian dan aksesori pengantin.

Melalui ini, diharapkan generasi muda akan lebih menghargai dan memahami kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kalimantan Selatan, serta mendorong mereka untuk terus melestarikannya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog