NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar menyiapkan tiga mobil derek dari tiga daerah berbeda dari Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin untuk mengamankan arus lalu lintas pada pelaksanaan momen 5 rajab. Ketiga unit tersebut akan berjaga di sepanjang Jalan Rahayu, Jalan A. Yani hingga kawasan Sungai Ulin dan Bundaran Banjarbaru.
Kepala Dishub Banjar I Gusti Nyoman Yudiana mengatakan, pengamanan ini dilakukan untuk mencegah kendaraan yang diparkir sembarangan di bahu jalan sehingga menghambat pergerakan lalu lintas.
“Supaya arus tetap lancar, mobil derek akan siaga penuh. Kalau ada kendaraan yang memakan bahu jalan dan mengganggu jalur, langsung kami amankan,” katanya saat ditemui di Dishub Banjar, Rabu (10/12/2025).
Terkait pengalaman tahun lalu, Nyoman menyebut jumlah kendaraan yang diderek mencapai sekitar 20 unit. Ia menduga jumlah sebenarnya lebih banyak, karena Banjarbaru dan Banjarmasin juga melakukan penindakan serupa.
Pengaturan wilayah dilakukan dengan sistem zona. Zona Kabupaten Banjar mencakup jalur Alkaromah, Antasan, Sekumpul hingga Sumur Batu. Berikutnya dari Rahayu menuju Sungai Paring hingga Simpang Empat. Sementara zona Banjarbaru berada di batas kota sampai Bundaran, kemudian dilanjutkan oleh petugas dari Banjarmasin.
Menurut Nyoman, alasan para pengendara memarkir kendaraan sembarangan cukup beragam.
“Kalau ditanya, kadang mereka bilang orang luar kota, kurang tahu aturan. Ada yang langsung pergi dan meninggalkan mobil begitu saja,” ujarnya.
Dishub telah menyiapkan sejumlah lokasi penampungan kendaraan hasil derek. Untuk wilayah Kabupaten Banjar, titiknya berada di depan Kantor Pemkab dan halaman DPRD. Untuk Banjarbaru, area sekitar Jalan Rahayu menjadi lokasi penindakan, sedangkan kendaraan dari kawasan Bundaran akan diarahkan ke halaman Universitas Lambung Mangkurat.
Ia mengungkapkan titik pelanggaran terbanyak biasanya terjadi di Jalan Rahayu dan kawasan Alkaromah–Antasan hingga CBS.
“Sementara kawasan Bundaran cenderung padat saat kepulangan jemaah, sehingga rawan menimbulkan kemacetan,” ucap Nyoman.
Nyoman juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan parkir di bahu jalan.
“Kalau hari H nanti tetap bandel parkir di jalur utama, pasti kami derek. Silakan ambil kendaraan di lokasi penampungan, hubungi petugas Dishub yang berseragam,” pesannya.(nw)
