Tiga Nama Dipertimbangkan untuk Jadi Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Gantikan Said Abdullah

by
22 Juli 2024
Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin (Foto.Doc/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah Al Kaff, telah mengundurkan diri dari jabatannya.

Surat pengunduran diri tersebut telah diproses dan ditandatangani oleh Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin.

Pemerintah Kota Banjarbaru kini sedang menyiapkan Pelaksana Tugas (PLT) untuk menggantikan Said Abdullah.

Namun, Wali Kota Banjarbaru masih enggan mengungkapkan siapa yang akan menduduki jabatan tersebut.

“Sesuai dengan Perpres, nanti akan ada penunjukan PLT dari kepala daerah. Saat ini sedang kami pertimbangkan siapa yang paling layak, tentunya berdasarkan senioritas, kepangkatan, dan kriteria lainnya,” jelas Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin.

Aditya menyebut ada tiga nama yang sedang dipertimbangkan untuk menduduki jabatan tersebut.

“Nanti, saat waktunya tiba, kami akan sampaikan siapa yang akan menjadi PLT Sekretaris Daerah menggantikan Pak Said Abdullah. Untuk surat pengunduran diri sudah selesai semua, Insya Allah TMT per 1 Agustus ini beliau sudah pensiun,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Banjarbaru, Gustafa Yandi, mengonfirmasi bahwa Sekda telah menyampaikan surat pengunduran diri pada tanggal 3 Juli 2024.

“Suratnya menyatakan pengunduran diri sebagai ASN, dengan hak pensiun TMT 1 Agustus 2024. Beliau mengajukan surat tersebut pada tanggal 3 Juli 2024,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)