Tingkat Penyakit Diabetes Melitus Tinggi, Dinkes Kabupaten Banjar Anjurkan Skrining Kesehatan

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Marzuki. (Foto : Evan/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Diabetes Melitus (DM) atau kencing manis adalah salah satu penyakit tidak menular, berdasarkan laporan tahun 2024 terdapat 6.800 orang yang menderita diabetes dari 179,051 total jiwa yang diskrining Dinas Kesehatan.

~ Advertisements ~

Sedangkan di RSUD Ratu Zacleha Martapura memberikan data daftar sepuluh penyakit terbanyak pasien rawat inap tahun 2024, bahwa penyakit diabetes masuk ke nomor enam dengan total 345 pasien yang diantaranya 125 laki-laki dan 220 perempuan.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Banjar, Marzuki menjelaskan bahwa tingginya penyakit diabetes di Kabupaten Banjar disebabkan kebiasaan pola hidup dan makanan yang memiliki kadar gula yang tinggi.

“Seperti yang kita tau masyarakat Kalsel, salah satunya di Kabupaten Banjar memiliki makanan khas dengan rasa yang manis. Mulai dari makanan berat hingga ringan, itu memicu penyakit diabetes muncul. Selain itu kurangnya kesadaran pola hidup sehhat seperti olahraga,” jelasnya saat ditemui di ruangannua Jumat (7/03/2025).

Marzuki mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Banjar untuk melakukan skrining kesehatan di puskesmas setempat agar dapat meminimalisir penyakit yang semakin parah.

“Lakukan skrining kesehatan secepatnya dianjurkan satu tahun sekali, program kementerian kesehatan ini gratis. Jangan tunggu sakit dahulu baru periksa, kesehatan diri sangat penting,” ajaknya.

Bahkan berdasarkan hasil skrining tahun 2024, ditemukan anak yang usianya masih muda terkena penyakit diabetes.

“Kami mendapatkan data dari beberapa puskesmas bahwa anak umur 18 tahun telah mengidap diabetes karena pola hidup yang tidak sehat,” ujar Marzuki.

Dengan dasar tersebut maka Dinkes Kabupaten Banjar berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Banjar agar segera melakukan skrining kesehatan dan terapkan ‘CERDIK’ ( Cek kesehatan secara rutin, Enyapkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, istirahat cukup, dan Kelola stres).

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog