Tingkatkan Kualitas Pendidikan Wali Kota Tinjau Pembangungan Ruang Belajar

by
24 September 2024
Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Dedy Soetoyo saat meninjau pembangunan ruang kelas di SDN 5 Syanaudin Noor. (Foto : Suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin melakukan peninjauan pembangunan ruang belajar di  SDN 5 Syamsudin Noor dan SDN 3 Landasan Ulin Utara didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Dedy Soetoyo beserta jajaran Selasa (24/9/2024).

Di SDN 5 Syamsudin Noor untuk memenuhi ruang belajar dibangun 12 ruang dengan bangunan dua tingkat, sedangkan untuk SDN 3 Laura dibangun sebanyak enam ruang belajar.

“Perkembangan siswa tiap tahun di Banjarbaru semakin meningkat, untuk memenuhi kebutuhan maka tahun ini dua SD ada penambahan pembangunan ruang belajar. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik, semoga dengan pembanunan ini siswa bisa tertampung pada ajaran baru nanti,” ucap Aditya disela-sela monitoring.

Ia juga menambahkan bahwa progres pembangunan dua sekolah dasar tersebut sesuai target, untuk SDN 5 Syamsudin Noor sudah mencapai 27,5 persen, sedangkan SDN 3 Laura sudah mencapai 60 persen.

“Pengerjaan pembangunan ruang belajar ini salah satu upaya peningkatan fasilitas pendidikan, sebab kami berkomitmen Kota Banjarbaru benar-benar menjadi Kota Pendidikan,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru Dedy Soetoyo mengatakan penambahan ruang belajar dua sekolah tersebut karena tingkatan siswa semakin banyak.

“Pembangunan atau penambahan ruang kelas di dua sekolah ini menjawab kebutuhan meningkatnya siswa  setiap tahun. Harapan kami dengan pembangunan ruang belajar ini tidak ada lagi siswa yang sekolah jauh dari sekolah yang ada,” ucapnya.

Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dedy Soetoyo meenyerahkan secara simbolus meja dan kurai ruang kelas di SDN 3 Laura. (Foto : Suroto/newsway.id)

Hairunnisa SPd, Kepala Sekolah SDN 3 Laura mengaku sangat senang dengan bantuan ruang belajar tersebut  pasalnya tahun depan memerlukan ruang belajar untuk kelas enam.

“Ruang belajar tahun ini kami kekurangan empat ruangan, jadi untuk pembangunan ini sesuai dengan kebutuhan kami. Jadi untuk tahun depan itu Insyaallah sudah ada kelas 6-nya, tahun ini kami baru kelas 5 tahun depan sudah tidak kepikiran lagi soal ruang belajarnya,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)