Turnamen Biliar Wali Kota Cup Perebutkan Total Hadiah Rp 70 Juta

by
23 Agustus 2024
Ketua Pelaksana, Samsuri ikut dalam turnamen mewakili DPRD Kota Banjarbaru dalam Turnamen Billiard Wali Kota Cup 2024. (Foto : Suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Dalam rangka memperingati HUT RI ke-79, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporabudpar) menggelar Turnamen Biliar Piala Wali Kota Banjarbaru di Boss Billiard pada 23-25 Agustus 2024.

Kepala Disporabudpar, A Yani Makkie, menjelaskan bahwa turnamen ini diikuti oleh instansi pemerintah, Forkopimda, serta peserta umum.

“Turnamen ini terselenggara berkat kerja sama antara Pemerintah Kota Banjarbaru, POBSI Kota Banjarbaru, dan DPRD Kota Banjarbaru. Ini adalah bentuk dukungan pemerintah untuk memajukan olahraga biliar di Kota Banjarbaru,” ujar Yani di sela-sela kegiatan lomba.

Yani juga menambahkan bahwa turnamen ini sudah berjalan selama dua tahun berturut-turut dan akan menjadi agenda tahunan.

“Kami akan melaksanakan turnamen ini setiap tahun. Selain untuk memajukan olahraga biliar, kegiatan ini juga bertujuan mengubah stigma negatif terhadap biliar. Kami juga bisa melihat potensi para pemain, terutama dari kalangan instansi,” tambahnya.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan A Yani Makkie ikut bermain dalam gelaran Turnamen Billiard Wali Kota Cup 2024. (Foto : Suroto/newsway.id)

Sementara itu, Ketua Pelaksana, Syamsuri, menjelaskan bahwa turnamen ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari Kalimantan Selatan, tetapi juga dari Kalimantan Tengah.

“Tahun ini, jumlah peserta meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Ada 97 peserta dari kategori umum dan 32 peserta dari instansi. Bahkan, ada 10 peserta dari Kalimantan Tengah yang kebanyakan sudah merupakan pemain Porprov,” ungkap Syamsuri.

Syamsuri berharap melalui turnamen ini, akan lahir pemain-pemain biliar berprestasi dari Kota Banjarbaru.

“Harapannya, dari event ini akan muncul pemain berbakat dari Kota Banjarbaru, baik dari kalangan instansi maupun umum,” jelasnya.

Sebagai Ketua Pelaksana, Syamsuri berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa di tahun-tahun mendatang.

“Melihat antusiasme para pemain, terutama dari instansi, kami akan merutinkan kegiatan ini. Untuk kategori umum, total hadiah yang diperebutkan adalah Rp 62 juta, dan untuk kategori instansi sebesar Rp 8 juta, sehingga total hadiah mencapai Rp 70 juta,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)