Wakil Ketua Umum ICCN Raffi Ahmad Serap Aspirasi Ekosistem Kreatif Banyumas-Cilacap

by
18 Januari 2026
UKP Mendengar: Raffi Ahmad Serap Aspirasi Ekosistem Kreatif Banyumas–Cilacap ( Foto : Suho/newsway.co.id )

NEWSWAY.CO.ID, JAWA TENGAH – Utusan Khusus Presiden Bidang Pekerja Seni dan Kepemudaan yang juga Wakil Ketua Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Raffi Ahmad, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyumas dalam kegiatan bertajuk “UKP Mendengar”.

Kegiatan tersebut merupakan sebuah forum dialog langsung antara negara dan pelaku ekosistem seni serta ekonomi kreatif di daerah.

Kegiatan yang digagas bersama ICCN dan Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah sebagai upaya memperkuat konektivitas kebijakan pusat-daerah serta memperdalam pemahaman atas tantangan nyata pelaku kreatif di tingkat akar rumput.

Raffi Ahmad hadir tidak hanya sebagai UKP, juga sebagai Wakil Ketua Umum ICCN, didampingi oleh Dimas Herdy Utomo, Ketua Bidang Pemasaran dan Pembiayaan Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Jawa Tengah sekaligus Exco ICCN, Aldi N.K. Abidin, Deputi 1 Tata Kelola, Partisipasi, dan Urusan Hukum ICCN serta Romi Angger Hidayat, Founder Cilacap Kreatif dan Wakil Direktur Strategi Jenama ICCN.

Raffi Ahmad menegaskan bahwa kegiatan “UKP Mendengar” dirancang sebagai ruang untuk menyerap aspirasi langsung, bukan sekadar kunjungan simbolik.

“Negara perlu hadir untuk memastikan adanya ruang produksi, jalur pengembangan talenta, akses pasar, serta apresiasi yang berkelanjutan bagi pekerja seni dan pelaku kreatif,” tegasnya.

Sementara itu, Suho selaku Ketua Sanggar KAMULYAN Sinduredja Jatilawang sekaligus bagian dari Pengurus Komite Ekonomi Kreatif Jateng Bidang Pegiat Desa mengatakan kegiatan tersebut juga dihadiri ratusan anggota komunitas kreatif dari Banyumas, mewakili 17 subsektor ekonomi kreatif.

“Mereka yang hadir selain Pegiat komunitas, seni dan sanggar, juga menghadirkan tenant dari Peken Banyumasan, sebuah pasar artisan berbasis komunitas yang tumbuh secara organik di Banyumas dan sekitarnya,” katanya.

Suho menambahkan, dengan kegiatan “UKP Mendengar”, Banyumas menjadi contoh bagaimana ruang dialog berbasis komunitas dapat mempertemukan kebijakan nasional dengan realitas lokal.

“Acara ini diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan satu hari, melainkan menjadi awal penguatan jejaring, kolaborasi lintas wilayah, serta langkah konkret menuju ekosistem ekonomi kreatif yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan di Jawa Tengah dan Indonesia,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Indonesia Creative Cities Network (ICCN) merupakan simpul organisasi jejaring lintas komunitas yang menghubungkan kabupaten dan kota kreatif di seluruh Indonesia. ICCN berkomitmen memajukan pembangunan kota kreatif melalui penerapan 10 Prinsip Kota Kreatif, guna mendorong transformasi pembangunan nasional yang inklusif, berkelanjutan, serta berbasis pada kekuatan ide, budaya, dan kolaborasi.(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog