Wali Kota Resmi Tutup Kegiatan Kursus Komputer, Berharap Menjadi Bekal Dalam Mengembangkan Skil

by
20 Agustus 2024
Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin foto bersama dengan para peserta pelatihan kuraus Komputer dalam acara penutupab di Aula Linggangan. (Foto (suroto/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin secara resmi menutup kegiatan pelatihan komputer bagi masyarakat Kota Banjarbaru yang diselenggarakan Dinas Pendididkan bekerjasama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan.

Penutupan tersebut dilaksanakakn di Aula Linggangan DPRD Kota Banjarbaru pada Senin (19/8/2024) yang dihadiri para peserta dan pembimbing kegiatan tersebut.

Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin mengatakan bahwa pendidikan komputer sangat diperlukan dalam masa saat ini.

Pasalnya menurut orang nomor satu di Banjarbaru ini negara Eropa maupun Amerika serta negara-negara maju pada saat orang melamar kerja skil adalah hal utama.

“Skil menjadi hal terpenting dalam mencari pekerjaan, kursus komputer ini tentunya menjadi salah satu bidang untuk menunjang skil. Tentunya saya berharap setelah kursus ini selesai para peserta bisa menggunakan ketrampilannya untuk mandiri dan menciptakan peluang usaha,” katanya.

Hal lain yang juga disampaikan bahwa kegiatan kursus sangat baik untuk warga belajar kesetaraan di Kota Banjarbaru.

“Dengan skill atau keahlian yaitu berupa keahlian komputer,  mudah-mudahan ini juga menambah keahlian sumber daya manusia di Kota Banjarbaru. Jadi bukan hanya warga belajar setaraan tetapi juga memiliki keahlian khusus sehingga dunia kerja bisa lebih banyak ,” tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Dedy Soetoyo memberikan sertifikat kepada perwakilan peserta. (Foto : Suroto/newsway.id)

Kepala Dinas Pendidikan Dedy Soetoyo mengatakan bahwa kegiatan tersebut sudah dilakukan hampur tiga tahun ini, untuk tahun 2024 sebanyak 90 peserta yang mengikuti kursus komputer ini.

“Peserta merupakan warga belajar di SKB dan PKBM terdiri dari PJBM Harapan Baru 13 orang, SPNF SKB 14 orang, PKBM Amanah 13 orang, PKBM Al Hikmah  13 orang, PKBM Angkasa 13 orang, PJBM Rosella 13 orang dan PKBM Kuranji 11 orang,” ucapnya.

Dedy Soetoyo menjelaskan bahwa kegiatan dilaksanakan selama 10 hari yaitu tanggal 6-16 Agustus 2024 bertempat di LJP Astikom, LKP Santika dan LKP Banua Avia Education.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan LKP dan anggaran merupakan APBD Dinas  pendidikan tahun 2024. Tentunya tujuan dari kegiatan ini untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan tersebut,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)