Wartono Sempat Tiga Hari Dirawat Di RS Idaman Karena Kelelahan

26 Oktober 2024
Wartono sempat dirawat di ruang Murai RS Idaman Banjarbaru, saat ini menjadi calon Wakil Wali Kota Banjarbaru berpasangan dengan Hj Erna Lisa Halaby (foto.doc/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Bakal Calon Wakil Wali Kota Banjarbaru nomor urut 01, Wartono dikabarkan sempat di rawat di Rumah Sakit Idaman Kota Banjarbaru.

Setelah dikonfirmasi, Bagian Humas RS Idaman Kota Banjarbaru, Rico membenarkan bahwa Wartono memang sempat di rawat sejak hari Kamis dan sudah diperkenankan pulang pada Sabtu sore.

“Iya benar yang bersangkutan sempat di rawat di RS Idaman sejak Kamis pagi 25 Oktober hingga Sabtu sore sudah pulang,” jelasnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (26/10/2024) malam.

Rico menjelaskan bahwa yang bersangkutan kondisinya menurun hingga memerlukan perawatan dan istirahat.

~ Advertisements ~

“Beliau kelelahan dan memerlukan istirahat, tetapi setelah membaik beliau bisa pulang,” tambahnya.

Hal senada juga dibenarkan salah satu pejabat di RS Idaman, Harun A, saat dimintai keterangan via pesan whatsapp.

~ Advertisements ~

“Ya betul, masih dirawat sampai semalam, perlu istirahat aja sidin,” balasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)