Youth Camp III Balangan jadi Ruang Belajar, Bertumbuh, dan Berkolaborasi bagi Generasi Muda

by
8 Desember 2025
Youth Camp III yang digelar Komunitas Jelajah Balangan bersama Rumah Diskusi Sanggam. (Foto: Balangan Coal/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BALANGAN – Komunitas Jelajah Balangan (KJB) bersama Rumah Diskusi Sanggam (RDS) menghadirkan ruang belajar inspiratif bagi remaja Balangan melalui Youth Camp III, Sabtu-Minggu (6-7/12/2025). Tahun ini, kegiatan tersebut mengusung tema ‘Empowering Teens : Sehat Jiwa, Tangguh Memimpin, Peduli Lingkungan’.

Daya tarik utama Youth Camp III adalah pendekatan kolaboratif yang dilakukan. Kegiatan ini tidak hanya digagas komunitas, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Balangan dan Adaro Group melalui Balangan Coal. Dukungan lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan remaja adalah tanggung jawab bersama dan harus dilakukan secara berkelanjutan.

Sebanyak 39 peserta dari 13 sekolah tingkat SMA mengikuti rangkaian pembelajaran intensif, mulai dari sesi penguatan karakter, pelatihan kepemimpinan, hingga aktivitas dengan pendekatan ekologi. Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian peserta adalah praktik pembuatan ecobricks. Para remaja diajak mengolah sampah plastik menjadi bahan bangunan sederhana. Aktivitas ini menjadi pengalaman konkret bahwa kepedulian lingkungan dapat dimulai dari tindakan kecil.

Tidak hanya itu, peserta juga terlibat dalam dialog interaktif bersama para narasumber dari beragam profesi mulai dari praktisi media, pendidik, pegiat lingkungan, hingga perwakilan perusahaan. Mereka tidak sekadar memberikan materi, tetapi juga membagikan pengalaman hidup dan tantangan nyata di lapangan. Pendekatan ini membuat peserta merasakan bahwa belajar bukan hanya soal teori, melainkan juga memahami realitas dan mencari solusi bersama.

Panitia Pelaksana, Sri Maya menegaskan, Youth Camp III dirancang untuk mendorong peserta menerjemahkan pengetahuan menjadi gerakan nyata.

“Kami ingin peserta punya keberanian membuat proyek sosial atau program lingkungan di sekolah masing-masing. Youth Camp bukan hanya tempat belajar, tapi tempat menyiapkan aksi,” ujarnya.

Manfaat kegiatan ini terasa langsung bagi para peserta. Latif, siswa SMAN 1 Lampihong menilai, konsep camping membuat proses belajar lebih hidup dan menyenangkan. Sedangkan Syifa Humairah dari SMAN 1 Awayan merasa mendapatkan perspektif baru tentang kepemimpinan dan berpikir kritis. Keduanya berharap kegiatan semacam ini dapat diadakan secara rutin.

Melalui Youth Camp III, KJB dan RDS menegaskan komitmen mereka dalam menghadirkan wadah pertumbuhan bagi generasi muda Balangan. Dengan dukungan pemerintah dan sektor swasta, program ini diharapkan mampu melahirkan remaja yang lebih berdaya, tangguh secara mental, peka terhadap isu sosial, dan siap mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Youth Camp III tak hanya menjadi perkemahan edukatif, tetapi juga gerakan kecil yang mempersiapkan masa depan Balangan melalui tangan para pemudanya. (nw)

Reporter : Nasrulah

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog