Wali Kota Sambut Baik Tiga Raperda Inisiatif Dewan

by
30 April 2024
Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah Akbar SH MH menerima naskah Raperda Inisiatif DPRD seusai dibacakan dalam Sidang Paripurna DPRD. (Foto : Humas DPRD/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarbaru menyampaikan tiga rancangan peraturan daerah (Raperda) yang merupakan inisiasi DPRD dalam rapat paripurna pada Selasa (30/4/2024) siang.

Tiga Raperda inisiatif tersebut adalah Raperda tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase, Raperda Kesehatan Daerah dan Raperda tentang Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pelaporan dan Penyetoran Pajak Daerah.

Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah SH seusai Paripurna mengatakan bahwa pihaknya mengusulkan tiga Raperda tersebut untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat kedepannya.

“Seperti Raperda tentang Kesehatan, kami berharap sistem pelayanan kesehatan Kota Banjarbaru semakin baik dan memiliki prototipe yang jelas, baik RS Swasta maupun milik Pemerintah. Sedangkan untuk Raperda Peyelenggaraan Sistem Drainase, Raperda ini nantinya diharapkan bisa menjadi acuan pemerintah dalam melakukan mitigasi banjir, salah satunya kawasan prioritas pembangunan drainase,” jelasnya.

Politisi Gerindra itu, juga menyampaikan, untuk Raperda Pelaporan Penyetoran Pajak Daerah, arahnya untuk membiat aturan agar pelaporan pajak dilakukan secara online.

“Harapan kami dengan selesainya Raperda ini akan bisa meminimalisir kebocoran pajak yamg ada di Banjarbaru dan memudahkan masyarakat dalam membayar pajak karena dengan sistem online. Kami rasa tiga bulan kedepan pembahasan Raperda ini bisa selesai,” jelasnya lagi.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin sangat menyambut baik tiga Raperda inisiatif DPRD Banjarbaru ini.

Ia juga memgharapkan keberadaan tiga Raperda memberikan kemudahan bagi pelayanan masyarakat.

“Kami tidak merasa keberatan, justru malah memudahkan masyarakat nantinya,” katanya.

Aditya mengungkapkan, dari tiga Raperda inisiatif, satu Raperda di antaranya diinisiasi untuk merevisi perda yang ada, yaitu Raperda Penyelenggaraan Drainase, karena ada aturan hukum yang baru, sehingga perda yang ada harus diperbaiki.

“Untuk dua Raperda lainya yang diusulkan memang baru, semoga kedepan dengan adanya Raperda ini Banjarbaru akan semakin baik lagi secara pelayanan maupun pendapatan,” tuntasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)