Dirasa Membahayakan, Pemko Melalui Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres akan Gelar Razia ODOL

by
27 Mei 2024
Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin mempelajari laporan keterkaitan ODOL di Banjarbaru disela-sela Rakor di kabtor Dishub. (Foto :MC/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Dengan maraknya kendaraan besar yang lalu lalang di sepanjang jalan Panglima Batur, yang berpotensi merusak jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk melaksanakan razia angkutan barang Over Dimension and Over Load (ODOL) di sepanjang Jalan Panglima Batur.

Rakor berlangsung di Ruang ATCS Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru pada Senin pagi (27/05/2024), dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Muhammad Mirhansyah, serta perwakilan dari pihak kepolisian.

Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai strategi dan tindakan yang akan diambil untuk menangani masalah angkutan barang Over Dimension and Over Load (ODOL) di Jalan Panglima Batur guna mengurangi kerusakan jalan, kepadatan lalu lintas, dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan raya.
Aditya menyambut baik adanya razia ini, terutama mengingat pentingnya penertiban terhadap kendaraan yang melampaui batas muatan.

“Melihat situasi hari ini banyaknya truk angkutan yang lewat ini tidak berkesesuaian dengan jalan yang diperuntukan sehingga pada hari ini dishub berinisiatif bersama dengan polres dan balai jalan ini akan melaksanakan ketertiban tersebut,” ujar Wali Kota.

~ Advertisements ~

Lanjutnya, ia mengingatkan untuk menjalankan razia sesuai dengan tugas pokoknya dan menghindari tindakan yang berlebihan.

“Kita menggelarnya dengan pendekatan yang lembut namun tegas. hindari kekerasan dan tetap menjaga keamanan. Jika ada pelanggaran yang melampaui peraturan sesuai tugas Dinas Perhubungan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tambahnya.

~ Advertisements ~

Dengan adanya penertiban ini Aditya berharap kondisi jalan akan semakin nyaman dan tidak mengalami kerusakan di masa yang akan datang.

“Mudah-mudahan jalan kita semakin nyaman tidak mengalami kerusakan, dan tentunya ketertiban bisa tercipta,” pungkasnya.

Truk yang melintas di jalan Panglima Batur dengan muatan melebihi kapasitas akan di razia. (Foto : Suroto/newsway.id)

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru Muhammad Mirhansyah saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, pihaknya memangnakan melakukan penertiban ODOL salah satunya di Jalan Panglimabatur Banjarbaru.

“Akhir-akhir ini lalu lalang truk yang melewati jalan Panglimabatur dikeluhkan masyarakat. Untuk itu kami akan lakukan penertiban, kalau memang melanggar pasti akan ditilang,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa tidak hanya diruas jalan perkolataan saja, tetapi juga di jalan Trikora akakn ditertibkan.

“Nanti kami juga akan tertibkan di lingkar, pasalnya kalau tonase angkutan melebihi kapasitas akan berimbas pada kerusakan jalan. Selain itu kedepan kami juga akan memberlakukan jam tertentu agar truk muatan tidak masuk jalan kota semisal pada jam padat pagi dan sore,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)