Sopir Dump Truck Meninggal di Dalam Kendaraan, Ini Kronologinya

by
28 Mei 2024
Kondisi korban setelah dilakukan dievakuasi dari dalam truk, selanjutnya korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan (Foto.Humas.Polsek.Banjarbaru.utara/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Jajaran Polsek Banjarbaru Utara mengungkap penemuan mayat seorang laki-laki di dalam sebuah mobil dump truck dengan nomor polisi DA 8060 BM di Jalan Jeruk RT 30 RW 07, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara pada Senin (27/5/2024).

Menurut keterangan Kapolsek Banjarbaru Utara, Kompol Yopie Andri Haryono S.Sos, jenazah tersebut diketahui bernama Sugiono, warga Gang Kastela 7 RT 30 RW 07, Sungai Ulin, Banjarbaru Utara.

“Alamat sesuai KTP korban adalah warga Balong RT 055, RW 007, Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur,” jelasnya.

Kapolsek Yopie juga menceritakan keterangan saksi, Sandi Gunawan, yang sekitar pukul 05.00 WITA sedang melaksanakan tugas jaga di PT MPB.

~ Advertisements ~

“Saksi melihat satu unit dump truck warna kuning dengan nomor polisi DA 8060 BM berhenti di pinggir Jalan Jeruk dengan kondisi mesin dan lampu menyala. Sekitar 15 menit kemudian, saksi merasa curiga dan mendatangi mobil tersebut. Setelah mengetuk pintu mobil dan tidak mendapat respon, saksi membuka pintu kanan dan melihat korban dalam keadaan seperti tertidur. Namun, saat mencoba membangunkan korban, tidak ada respon,” jelas Yopie.

Setelah itu, Sandi Gunawan menghubungi rekannya, Sujiono, melalui telepon.

~ Advertisements ~

“Sandi langsung menghubungi rekannya,” tambah Yopie.

Sujiono tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 WITA dan mengenali korban sebagai warganya.

“Setelah tahu itu warganya, Sujiono mendatangi keluarga korban untuk memberitahukan kejadian tersebut,” lanjut Yopie.

Sementara itu, Narmi Enggar Fitri, istri korban, menjelaskan bahwa sekitar pukul 02.30 WITA, korban bangun tidur dan mengeluh tidak enak badan disertai muntah-muntah.

“Lalu korban minta dikeroki oleh saya, setelah itu korban berangkat mengemudikan dump truck DA 8060 BM,” katanya.

Sekitar pukul 06.00 WITA, Fitri didatangi oleh Sujiono yang memberitahukan kejadian tersebut. Setelah menerima kabar, mereka menuju lokasi untuk memastikan apakah korban benar suaminya. Setelah sampai di tempat kejadian, Fitri membenarkan bahwa korban adalah suaminya.

“Setelah mengetahui itu suaminya, korban dibawa pulang ke rumah duka oleh relawan dan dibantu warga sekitar yang ada di lokasi. Korban dibawa menggunakan mobil ambulans Regas untuk selanjutnya dilakukan pemakaman,” tandas Yopie.

Korban diduga meninggal dunia karena sakit yang dideritanya, terbukti sebelum meninggalkan rumah, korban sempat mengeluh sakit kepada istrinya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)