DKP3 Akan Usulkan Perbaikan Akses Jalan Pertanian

by
3 Juli 2024
Kepala DKP3 Kota Banjarbaru, Abu Yahid Bustami (Foto.Doc/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali melakukan dialog dan audiensi dengan masyarakat Kecamatan Cempaka, khususnya warga Kelurahan Bangkal, pada Rabu (3/7/2024) siang di Bangkal Forest.

Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin bersama sejumlah kepala dinas.

Dalam dialog tersebut, banyak usulan yang disampaikan oleh masyarakat. Ketua LPM Kelurahan Bangkal, Asliansyah, mengemukakan bahwa akses jalan bagi para petani masih perlu diperbaiki.

Menurutnya, saat ini para petani terkendala dengan kondisi jalan yang belum memadai saat menuju lahan pertanian.

“Ada beberapa ruas jalan untuk akses pertanian yang kondisinya masih cukup memprihatinkan. Kami berharap pemerintah bisa memperbaikinya agar para petani dapat membawa hasil panen dengan lebih nyaman,” jelas Asliansyah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DKP3 Kota Banjarbaru, Abu Yajid Bustami, menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan pendataan terkait jalan-jalan yang membutuhkan perbaikan.

“Dua hari yang lalu kami sudah turun ke lapangan untuk melakukan pendataan terkait jalan-jalan yang disampaikan masyarakat tadi. Kami akan segera mengusulkan perbaikan jalan usaha tani agar para petani lebih mudah dalam membawa hasil pertaniannya,” jelas Yajid.

Yajid mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengusulkan perbaikan jalan tersebut ke Pemerintah Kota Banjarbaru pada anggaran perubahan 2024.

“Bulan Oktober kami akan mengusulkan perbaikan jalan itu. Kami dengan teman-teman Kepala UPT BPP Cempaka dan Ketua Gapoktan telah melakukan inventarisasi di lapangan dan tinggal menunggu usulan berupa proposal dari teman-teman Gapoktan,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai panjang jalan yang akan diperbaiki, Yajid menjawab, “Secara keseluruhan mungkin ada 2 kilometer. Jika lebar jalan usaha tani itu 2 meter, kami akan menganggarkan. Namun, jika lebar jalan lebih dari empat meter, kami harus bekerja sama dengan PUPR karena DKP3 tidak boleh melakukan perbaikan jalan yang melebihi lebar 3 meter,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)