Basuki Setio Sasono : Melihat Kemajuan Banjarbaru dan Prestasi yang Banyak, Pak Aditya Layak Memimpin Kembali

by
27 Juli 2024
Tokoh masyarakat Kota Banjarbaru yang juga penguris LPM, Basuki Setio Sasono. (Foto : doc/newsway.id)

Seorang tokoh masyarakat Kota Banjarbaru, Basuki Setio Sasono mengungkapkan bahwa sejauh ini kemajuan Kota Banjarbaru mengalami peningkatan yang signifikan.

Banyak masyarakat yang sudah merasakan program-program pemerintah sejak kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin.

Ia juga menegaskan bahwa selama tiga tahun Aditya memimpin Kota Banjarbaru banyak mendapatkan penghargaan baik tingkat Provinsi maupun Nasional, hal itulah yang membuat dirinya menilai bahwa dibawah kepemimpinan Aditya Mufti Ariffin Banjarbaru mengalami perkembangan yang signifikan.

Lebih jauh, pria yang juga Ketua LPM Kota Banjarbaru ini menganggap bahwa kemajuan kota baik dari sektor peningkatan ekonomi masyarakat, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, kenaikan APBD dan program-program lain sudah menyasar langsung ke masyarakat layak untuk diteruskan.

“Hampir tidak ada celahnya, prestasi sudah jelas banyak penghargaan yang didapatkan, bicara soal stunting Bajuarbaru sebagai daerah terendah stunting, bicara APBD mengalami kenaikan yang signifikan, bicara infrastruktur berapa jalan yang sudah diperbaiki. Kalau soal belum merata itu wajar, sebab tidak bisa serta merta selesai begitu saja membenahi atau membangun sebuah daerah,” ujarnya.

Program RT Mandiri yang digagas Aditya menurutnya memberikan efek luar biasa terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, selain itu program Home Care juga banyak sudah dirasakan masyarakat.

“Tidak sedikit penerima program RT Mandiri yang saat ini secara ekonomi mengalami peningkatan, kalau soal ada yamg masih gagal itu wajar. Tetapi upaya wali kota dalam meningkatkan strata ekonomi mesti diapresiasi,” tambahnya.

Tidak hanya persoalan masyarakat secara umum, Sasono juga mengapresiasi inovasi pelayanan yang semakin kudah diakses masyarakat melalu pelayanan digital satu pintu.

“Soal pelayanan di Banjarbaru saat ini semakin mudah untuk diakaes, bahkan masyarakat bisa langsung mengadu apabila ada masalah di lingkungan baik soal PJU maupun persoalan lain. Dalam bidang pendidikan wali kota juga sangat peduli, contoh soal gaji guru honorer sangat diperhatikan dengan cara meratakan gaji guru honorer yang dianggarakan dari APBD, bahkan baru-baru ini beliau juga menerima penghargaan PGM Award 2024 sebagai bukti pemerintah peduli dengan pendidikan madrasah,” jelasnya.

Melihat banyak keberhasilan maupun penghargaan tersebut, ia secara pribadi mengatakan bahwa kepemimpinan HM Aditya Mufti Ariffin mesti dilanjutkan.

“Prestasinya sudah jelas, kemajuan Kota Banjarbaru sudah dirasakan masyarakat, jadi layak kalau beliau mela jutkan di periode kedua,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)