Pilkada Banjarbaru, Pemilih Perempuan Lebih Mendominasi, Ini Datanya

by
12 Agustus 2024
Ketua KPU Kota Banjarbaru, Dahtiar didampingi komisioner lainnya menyerahkan berkas DPS kepada perwakilan Bawaslu. (Foto : ist/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru menetapkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada Pilkada 2024 dalam rapat pleno terbuka di salah satu hotel di Banjarbaru, Minggu (11/8/2024) malam.

Ternyata aesuai data yang dikeluarkan, jumlah pemilih perempuan di Banjarbaru angkanya mendominasi, yakni 100.418 orang, lebih banyak jika dibanding pemilih laki-laki yang hanya 95.689 pemilih.

Ketua KPU Banjarbaru, Dahtiar mengungkapkan bahwa penambahan jumlah pemilih terjadi usai dilakukan banding data yang dilakukan di Yogyakarta mulai 3 sampai 7 Agustus 2024 lalu, tujuannya, untuk memeriksa data pemilih ganda maupun yang valid.

“Jumlah pemilih sebelumnya sebesar 195.368 pemilih, setelah diverifikasi menjadi 196.107 pemilih,” ujarnya kepada awak media usai rapat pleno terbuka.

Lebih jauh Dahtiar menambahkan, jumlah pemilih baru dari hasil pencocokan dan penelitian (coklit) beberapa waktu lalu sebanyak 1.765 orang.

“Terdiri dari pemilih baru laki-laki sebanyak 1.559 orang dan pemilih baru perempuan 206 orang,” tambahnya.

Selain itu juga terdapat jumlah pemilih yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sebesar 959 orang, rinciannya, pemilih TMS laki-laki sebanyak 666 orang dan perempuan sebanyak 293 orang.


Selain soal pemilih, Dahtiar juga menyampaikan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Pilkada Banjarbaru juga bertambah, yang semula 397 titik bertambah menjadi 403 titik, dikarenakan adanya enam titik TPS lokasi khusus (loksus).

“Pemilih baru di TPS loksus, mau tidak mau ada penambahan. Misalnya pemilih baru laki-laki ada 1.537 orang, dan perempuan ada 189 orang,” tegasnya.

Meskipun sudah ditetapkan sebagai DPS, Dahtiar menggatakan bahwa tahapan perbaikan data pemilih akan terus bergulir hingga penetapan daftar pemilih tetap pada September 2024 mendatang, KPU akan melakukan perbaikan dan menetapkan DPS hasil perbaikan.

“Karena data (pemilih) selalu berubah dan dinamis sampai ditetapkan sebagai DPT nantinya,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)