Setelah Ditetapkan Komcad akan Tetap Menjalani Pemeliharaan Berkala

by
11 September 2024
Wakil KSAD Letjen TNI Tandyo Budi Revita (empat kiri) didampingi Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Mayjen TNI Piek Budyakto (tiga kiri) saat sesi wawancara dengan awak media usai Upacara penetapan Komcad Matra Darat, di Lapangan Dr. Murdjani, Banjarbaru. (Foto : Juwita/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Letjen TNI Tandyo Budi Revita secara resmi menetapkan 500 warga sipil sebagai anggota komponen cadangan (Komcad) Matra Darat, di Lapangan Dr. Murdjani, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (11/9/24).

Dalam kesempatan itu Letjen Tandyo mengatakan, setelah ditetapkan secara resmi sebagai anggota Komcad nanti tetap akan dilakukan pemeliharaan kemampuan.

“Kita ada namanya pemeliharaan kemampuan, jadi mereka nanti menjadi bagian komponen utama contohnya disini juga nanti dikoordinir oleh Danrem 101 Antasari secara periodik dalam setahun itu ada dua kali pemeliharaan kemampuan,” sebutnya.

Dua pemeliharaan kemampuan itu yakni pada semester pertama komcad akan melakukan tentang kemampuan memelihara keterampilan dasar, kemudian nanti semester kedua melaksanakan dalam bentuk kelompok atau hubungan unit-unit hubungan regu.

“Sehingga kemampuan mereka akan selalu terpelihara dan ini merupakan wujud nyata dari Sishankamrata harus diterapkan secara dini untuk bisa memberikan efek yang sangat luar biasa,” pungkasnya.

Anggota Komcad yang sudah ditetapkan. (Foto : Juwita/newsway.id)

Untuk diketahui 500 warga sipil ini merupakan hasil dari rekrutmen Komponen Cadangan Gelombang I Tahun Anggaran 2024, dan ditetapkan sebagai anggota komcad setelah menjalani pelatihan dasar kemiliteran (Latsarmil) selama kurang lebih 2 bulan, dimulai dari 15 Juli hingga 10 September 2024.

Program ini dimulai dari tahun 2021, saat ini secara keseluruhan komponen cadangan yang terdata adalah 9513 orang, selama kurang lebih tiga tahun ini Kementerian Pertahanan membentuk komcad ini bagian dari sistem pertahanan kita yaitu Sishankamrata.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)