Pemkot Banjarbaru Gelar Sosialisasi Netralitas ASN pada Pilkada Serentak 2024

by
4 Oktober 2024
Dengan sosialisasi ini, diharapkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan profesional dapat terus terjaga, serta ASN Kota Banjarbaru mampu berperan sebagai pilar penting dalam mewujudkan stabilitas dan kelancaran Pilkada yang aman, damai, dan netral (foto.mc.banjarbaru/newsway.id)

NEWSWAY.ID, BANJARBARU – Dalam rangka menjaga netralitas dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Pemerintah Kota Banjarbaru mengadakan Sosialisasi Pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan Karier Jabatan ASN.

Acara ini diselenggarakan di Aula Gawi Sabarataan, Kamis (03/10/2024), dan diinisiasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banjarbaru.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh ASN di lingkungan Pemkot Banjarbaru tetap menjaga netralitas, integritas, dan profesionalisme selama proses Pilkada berlangsung.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan kompetensi, pemahaman, serta memberikan informasi mengenai regulasi dan kebijakan terkait pengembangan karier ASN selama masa Pilkada.

Plt. Wali Kota Banjarbaru, Nurliani Dardie, yang hadir dalam acara tersebut, menekankan pentingnya menjaga netralitas ASN dalam setiap tahapan Pilkada.

Ia menyampaikan bahwa ketidaknetralan ASN bisa muncul dalam berbagai bentuk, termasuk aktivitas di media sosial, seperti menyukai (like) atau berkomentar pada unggahan yang terkait dengan salah satu calon, hingga berfoto dengan salah satu kandidat.

“Ketidaknetralan ASN bisa tampak melalui tindakan sederhana seperti memberi like dan komentar di media sosial, atau berfoto dengan salah satu calon. Sebagai Penjabat Sementara, kita harus memberikan contoh bahwa tidak boleh ada keberpihakan pada salah satu calon,” jelas Nurliani.

Ia juga menekankan bahwa netralitas ini bukan hanya tanggung jawab ASN, tetapi juga berlaku bagi tenaga non-ASN di lingkungan Pemkot Banjarbaru, meskipun tenaga honorer tidak dapat dikenakan sanksi yang sama seperti ASN.

“Tenaga honorer juga harus dijaga netralitasnya untuk mencegah potensi konflik. Meskipun mereka tidak bisa dikenakan sanksi yang sama seperti ASN, kita harus tetap mengawasi agar tidak terjadi pelanggaran,” tambah Nurliani.

Dalam sosialisasi ini, Pemerintah Kota Banjarbaru memastikan bahwa pembinaan dan pengembangan karier ASN akan tetap berlangsung secara transparan dan profesional, meskipun dalam situasi politik yang dinamis akibat Pilkada.

Proses ini dilakukan tanpa adanya pengaruh dari dinamika politik yang sedang berlangsung.

Diharapkan, melalui kegiatan sosialisasi ini, ASN di lingkungan Pemkot Banjarbaru semakin memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam menjaga netralitas, sekaligus tetap fokus pada pengembangan karier mereka di tengah situasi politik lokal.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)