Teguh Novianto : Saya Kira Tagihan Bayar Pajak, Ternyata Dapat Hadiah Umroh

by
9 Desember 2024
Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin saat video call dengan pemenang undian umroh sahabat pajak makan dan minum. (Foto : Suroto/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Dua pemenang undian umroh untuk wajib pajak makan dan minum kaget dan mengucap syukur saat dihubungi melalui video call secara langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin seusai pengundian di Aeris Hotel Banjarbaru Senin, (09/12/2024).

Dua pemenang yang berhak umroh karena telah taat membayar pajak makan minum adalah Nor Hikmah warga Jalan Pendidikan VIII Komplek Cintra Griya Indah III. Kemudian pemenang kedua adalah Teguh Novianto warga Banjarbaru.

“Halo, assalamuallaikum, pian berhak mendapatkan hadiah omroh setelah bukti struk makan minum disalah satu rumah makan milik pian keluar saat diundi,” ucap Aditya dalam video call yang disambut ucapan alhamdulillah, diketahui namanya Teguh Novianto.

Aditya mengatakan bahwa apresiasi kepada warga taat pajak merupakan salah satu cara untuk mengenalkan Banjarbaru dalam menarik wisatawan ke Banjarbaru terutama di bidang kuliner.

~ Advertisements ~

“Salah satu bukti dalam undian tadi yang dapat ada yang dapat tidak hanya orang Banjarbaru tetapi ada orang Banjarmasin, Kabupaten Banjar. Namun untuk umroh sepertinya keduanya warga Banjarbaru,” ucapnya.

Sementara itu, Teguh Novianto salah seorang pemenang umroh saat dihubungi via telepon mengaku kaget, babhkan ia sempat mengira kalau dirinya ditagih untuk membayar pajak.

“Awalnya saya kira soal pajak, setelah dibuka ternyata pak wali kota, alhamdulillah saya sangat bersyukur, tapi sempat kaget. Bahkan saya tidak mengira akan mendapatkan undian umroh,” jelasnya.

Saat ditanya apakah dirinya yang akan berangkat umroh atau diberikan kepada keluarga, Teguh mengaku masih belum memikirkan itu.

“Sampai saat ini belum memikirkan, nanti kalau audah diurus baru bisa saya putuskan siapa yang berangkat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)