Ratusan PPPK Banjarbaru Terima SK, Wali Kota Ambil Sumpah Secara Langsung

by
21 Maret 2025
Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin memyerahkan SK kepada perwakilan PPPk, CPNS, PNS seusai pengambilan sumpah. (Foto : Suroto/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbatu HM Aditya Mufti Ariffin memimpin pengambilan sumpah dan janji bagi PNS dan PPPK serta penyerahan Surat Keputusan (SK) CPNS, PNS dan PPPK pada Jumat (21/03/2025) di Aula Gawi Sabaratan.

Ada sebanyak empat CPNS, tujuh PNS dan 132 PPPK yang sudah lolos seleksi pada tahun 2024 lalu melalui tes.

‘Untuk CPNS merupakan lulusan STTD, kemudian untuk PNS ada tujuh orang yang merupakan pengangkatan dari STTD empat orang dan dari IPDN tiga orang. Sedangkan untuk PPPK dari 132 orang, tenaga teknis 100 orang, Guru 19 orang dan 13 tenaga kesehatan,” jelas Aditya Mufti Ariffin.

Seusai diambil sumpah dan penyerahan surat keputusan, ia berharap para CPNS, PNS dan PPPK untuk memingkatkan kinerja.

“Dengan meningkatnya status pesan saya, pertama meningkatkan kinerja bagi Pemko Banjarbaru baik pembangunan dan pelayanan masyarakat. Kedua harus lebih bagus lagi, yang CPNS jadi PNS harus meningkat lagi kinerjanya dan bisa menjadi contoh bagi mereka yang belum menjadi ASN,” pesannya.

Wali Kota juga berpesan agar para CPNS, PNS PPPK yang baru saja disumpah bisa menigkatkan keahlian.

“Contohnya apabila masih jenjang D3 bisa melanjutkan ke jenjang S1. Selain itu saya berpesan jaga nama baik pemerintah Kota Banjarbaru. Sebab saat menjadi ASN nama Pemko Banjarbaru pasti tersemat dalam diri mereka, jaga kedisiplinan sebagai pegawai,” tegasnya.

Sementara itu salah seorang abdi negara yang juga baru saja menerima SK PPPK, Yogi Sam mengaku sangat bersyukur sudah mendapatkan SK.

“Saya sudah menjadi pegawai honor 17 tahun akhirnya bisa diangkat menjadi PPPK di lingkup Satuan Pamong Praja (Satpol PP). Alhamdulillah sekali, akhirnya penantian selama ini,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)