NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Kepala Oditurat Militer Banjarmasin, Letkol Chk Sunandi, SE SH MH didampingi beberapa telah resmi melimpahkan berkas perkara oknum TNI AL Jumran sebagai tersangka pembunuhan terhadap jurnalis newsway.co.id. Juwita ke Pengadilan Militer I-06 Banjarmasin dengam Nomor 09/IV/2025 tertanggal 24 April 2025.


Dalam keterangannya kepada media, Letkol Sunandi menjelaskan bahwa dalam berkas tersebut tercantum sebanyak 11 orang saksi yang akan dihadirkan di persidangan.


Selain itu, berkas juga dilengkapi dengan 11 jenis alat bukti berupa surat, serta 38 item barang bukti.

“Seluruh alat bukti, baik surat maupun barang, akan diperiksa secara langsung dalam persidangan nanti,” ujar Letkol Sunandi saat memberikan keterangan pers, Jumat pagi.

Dalam dakwaan, Oditur Militer menetapkan pasal utama (primair) yakni Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, serta pasal subsider yaitu Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan.

Letkol Sunandi menegaskan bahwa informasi lebih lanjut akan terungkap dalam proses persidangan, yang akan digelar terbuka untuk umum sesuai ketentuan peradilan di bawah Mahkamah Agung Republik Indonesia.
“Kita tunggu saja proses persidangannya karena akan terbuka untuk umum. Di sana akan terlihat lebih jelas rangkaian fakta-fakta hukumnya,” ucapnya.
Saat ditanya apakah nantinya kuasa hukum keluarga korban diperbolehkan mengajukan bukti dan sakti tambahan pada saat persidangan.
“Sesuai dengan Hukum Acara bahwasanya hal itu bisa diajukan sebagai bukti tambahan pada saat setelah selesai pemeriksaan. Jadi nanti dalam persidangan diketahui oleh majelis dan apabila dianggap oleh majelis bisa dijadikan sebagai alat bukti itu bisa disampaikan dan bisa digunakan sebagai alat bukti baru,” jelasnya.
“Termasuk ada tes bukti DNA yang sampai saat ini memang belum kita terima karena akan membutuhkan waktu untuk bisa memperoleh hasilnya,” tandasnya.