Dislutkan Kumpulkan Petugas AKI Gegara Konsumsi Ikan Turun, Siap Rumuskan Strategi Baru

by
19 Mei 2025
Ket: Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Rusdi Hartono (tengah) saat memberikan arahan kepada petugas AKI untuk merumuskan agar angka konsumsi ikan di Banua meningkat. (Foto : Diskominfo Kalsel/newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel melakukan pertemuan dengan petugas Angka Konsumsi Ikan (AKI), pada pekan lalu.

Pertemuan itu dilakukan sebagai upaya strategis dalam mengevaluasi dan merumuskan langkah-langkah peningkatan konsumsi ikan di masyarakat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono mengatakan mengonsumsi ikan sebagai sumber protein yang tinggi dan berperan besar dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat dianggap sangat penting.

“Pada 2024 lalu, angka konsumsi ikan di Kalimantan Selatan mengalami sedikit penurunan. Data yang dikumpulkan menunjukkan konsumsi ikan dalam rumah tangga (AKIDRT) Kalsel pada tahun lalu sebesar 43,30 kg per kapita per tahun,” terangnya.

~ Advertisements ~

Menuritnya jumlah itu turun 0,3 kilogram dari tahun sebelumnya, namun meski tergolong stabil, penurunan ini menjadi perhatian serius semua pihak.

“Angka konsumsi ikan menjadi parameter penting dalam perencanaan kebutuhan ikan nasional maupun daerah. Tentunya itu menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengelolaan sektor perikanan,” tambah Rusdi.

~ Advertisements ~

Ia menegaskan bahwa angka konsumsi ikan per wilayah bukan hanya mencerminkan tingkat konsumsi masyarakat, tetapi juga menjadi dasar dalam menetapkan kebijakan pembangunan perikanan yang tepat sasaran.

“Melalui pertemuan ini, kami berharap para petugas AKI dapat memperkuat peran mereka dalam mengumpulkan dan menganalisis data konsumsi ikan secara akurat,” harapnya.

Ia memgharapkan AKI bisa mengoptimalkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) yang lebih menyasar kelompok ibu usia produktif sebagai agen perubahan di tingkat rumah tangga.

“Perlu lebih fokus menyasar ibu-ibu usia produktif agar gemar memasak dan menyajikan ikan dalam menu harian keluarga. Tentu saja peran mereka ini sangat vital dalam membentuk kebiasaan makan ikan sejak dini,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)