ICONNET Virtual Academy Digelar, Tingkatkan Penjualan Produk Wifi Rumahan

11 Juni 2025

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – PLN Icon Plus Kalimantan gelar ICONNET Virtual Academy (VIA), Selasa (10/6/2025). Berlokasi di PLN UPDL Banjarbaru pelatihan ini diikuti 50 billman dan sales regional Kalimantan.

GM SBU Regional Kalimantan, Ingo Shalahuddin mengatakan kegiatan ini dimulai dari seluruh tingkat regional hingga Kalimantan serta Nasional.

“Memang ICONNET Virtual Academy ini bertujuan meningkatkan penjualan kita (produk internet perumahan, red),” ucapnya.

Budaya unggul hingga kesetaraan antar individu turut disampaikan dalam pelatihan kali ini.

Ingo menyatakan output yang diharapkan dalam kegiatan kali ini adalah standar yang sama. Ke depan, semua standart pelayanan yang disajikan para marketer akan sama.

“Cara penjualan seperti ini, ketika menghadapi pelanggan seperti ini. Walaupun kota berbeda, orangnya berbeda standart pelayanan-nya tetap sama,” katanya.

Ingo berpesan, kepada teman-teman marketer individu regional Kalimantan untuk dapat meningkatkan penjualan-nya.

“Saya harapkan kita masuk ke Nasional. Posisi sekarang kita sales-nya nomor 7, kita dorong supaya nomor 7 dan 12 ini supaya masuk tiga besar. Sehingga diundang ke Nasional. Ini harapan kami,” harapnya.

Sekedar informasi, hingga saat ini ada 10.000 pelanggan aktif ICONNET di Kalimatan Selatan.

Ingo optimis, di Kalimantan Selatan target penjualan produknya dapat masif dilakukan di Kalimantan Selatan. “Target kita 40.000, ada 30.000 tanpa dibangun tinggal kita jual aja,” tuturnya.

Terpisah, Marketer Individu, Fahriannor mengaku senang dapat mengikuti kegiatan kali ini. “Pertama kita bisa bertemu orang dengan berbagai tempat serta sharing. Saya banyak dapat ilmu baru di acara ini,” sebutnya.

Fahriannor sendiri merupakan mitra ICONNET nomor 7 tingkat Nasional. Hingga tanggal 10 Juni 2025, Fahriannor mampu memasarkan produk Iconnet ke 594 pelanggan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Supiannor, salah seorang Billman menyebut kegiatan ini merupakan kali kedua yang Ia ikuti. Menurutnya, melalui ICONNET Virtual Academy (VIA) Ia mendapat relasi dan pengetahuan perihal Iconnet.

Ia menyebut, di wilayah kerjanya peminat Iconnet sangat mumpuni. “Sangat kenceng banyak, kebanyakan orang yang berkeluarga, kita memasarkannya dengan menyebutkan fitur-fitur unggulan jaringan wifi perumahan yang kita promosikan,” ujarnya.

Salah satunya, yakni pemulihan jaringan ICONNET yang hanya memakan waktu paling lama 22 jam. “Tidak perlu nunggu berminggu-minggu, paling lama 22 jam sudah ditindaklanjuti,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog

[10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: Pasar murah di Halaman Kantor Bupati Banjar (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id) [10.57, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar Sediakan Beras Lokal dan Ikan Bersubsidi di Pasar Murah Kantor Bupati Banjar NEWSWAY.CO.ID, MARTAPURA – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar menyediakan beras lokal dan ikan bersubsidi pada kegiatan pasar murah yang digelar di halaman Kantor Bupati Banjar, Rabu (11/03/2026) hingga Kamis (12/03/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penutupan pasar murah Ramadan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Banjar selama dua hari untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Banjar, M. Hamdani mengatakan, pihaknya menyiapkan dua komoditas utama dalam kegiatan tersebut, yakni beras lokal serta ikan air tawar. “Untuk hari ini kami menjual beras lokal jenis unus. Per kantong dijual seharga Rp40 ribu dengan isi 4 liter. Harga tersebut sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah sebesar Rp20 ribu per kantong,” ujarnya. Ia menjelaskan, pada hari pertama kegiatan pihaknya menyiapkan sekitar 200 kantong beras atau setara 400 liter. Jumlah yang sama juga akan kembali disediakan pada hari kedua kegiatan pasar murah. Selain beras, DKPP juga membawa ikan air tawar yang terdiri dari ikan nila dan ikan patin. Kedua jenis ikan tersebut dijual dengan harga lebih murah karena mendapatkan subsidi dari pemerintah daerah. “Untuk ikan nila dan patin ini kita berikan subsidi sekitar Rp10 ribu per kilogram dibandingkan harga pasar,” jelas Hamdani. Pada hari pertama pasar murah, DKPP menyiapkan sekitar 100 kilogram ikan nila dan patin. Stok yang sama juga akan disediakan kembali pada hari berikutnya. Ia mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap pasar murah tersebut cukup tinggi karena harga komoditas yang dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. “Antusias masyarakat cukup tinggi. Ada juga yang belum kebagian hari ini dan kemungkinan akan membeli besok karena stok hari ini sudah terbatas,” katanya. Untuk pemerataan, pembelian komoditas dibatasi satu paket untuk setiap orang. Selain itu masyarakat juga diwajibkan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar saat melakukan pembelian. “Setiap orang hanya bisa membeli satu paket dengan menunjukkan KTP Kabupaten Banjar agar bantuan ini tepat sasaran,” pungkasnya.(nw) [10.58, 11/3/2026] Ervan Newsway: DKPP Banjar sediakan Ikan bersubsidi di Pasar Murah. (Foto : Muhammad Ervan Ariya Ramadani/newsway.co.id)