DKP3 Banjarbaru Dukung Pelatihan Pertanian Modern bagi Warga Binaan Lapas

4 November 2025
DKP3 Banjarbaru Berikan Pelatihan ke Warga Binaan Lapas Banjarbaru. (Foto: Lapas Banjarbaru/Newsway.co.id)

NEWSWAY.CO.ID, BANJARBARU – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru terus memperluas upaya peningkatan ketahanan pangan daerah melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan mendukung pelatihan Instalasi Penyiraman Tanaman (Sprinkler) bagi Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru.

Pelatihan yang dibuka pada Senin (3/11/2025) ini berlangsung selama enam hari dan diikuti oleh 80 Warga Binaan yang antusias mempelajari teknik pertanian modern. Dalam kegiatan ini, peserta dilatih memahami sistem kerja sprinkler, cara pemasangan jaringan pipa, pengaturan tekanan air, hingga perawatan alat agar efisien dan tahan lama.

Penyuluh Pertanian DKP3 Banjarbaru Akhmad Rifani, yang hadir langsung sebagai narasumber, mengapresiasi inisiatif Lapas Banjarbaru yang aktif berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pembinaan produktif.

“Kerja sama ini menjadi contoh sinergi antarinstansi dalam memperkuat ketahanan pangan. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh guna mengelola lahan pertanian di lingkungan Lapas secara lebih efisien dan berkelanjutan,” ujarnya.

~ Advertisements ~

Menurut Rifani, penerapan teknologi irigasi modern seperti sprinkler tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga efisiensi penggunaan air — hal yang sejalan dengan misi DKP3 Banjarbaru dalam mendorong pertanian cerdas dan berdaya saing.

Kepala Lapas Banjarbaru I Made Supartana menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan serta mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, salah satunya pemberdayaan untuk ketahanan pangan.

“Kami ingin agar Lapas Banjarbaru bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga pusat pengembangan potensi dan keterampilan produktif. Bekal keterampilan seperti ini sangat penting agar mereka siap mandiri setelah bebas nanti,” jelas Made.

Melalui pelatihan yang difasilitasi DKP3 Banjarbaru ini, lahan pertanian di lingkungan Lapas akan dikelola menggunakan sistem irigasi hemat air untuk meningkatkan hasil tanaman dan memperkuat kemandirian pangan di dalam Lapas.

Kerja sama antara DKP3 dan Lapas Banjarbaru ini menjadi wujud nyata sinergi pemerintah daerah dalam memberdayakan masyarakat, termasuk Warga Binaan, agar mampu berkontribusi dalam mewujudkan Banjarbaru sebagai kota tangguh pangan. *(nw)

Tinggalkan Balasan

Latest from Blog